Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Februari 2026, 20.35 WIB

Anggaran Dipangkas Rp 15 T oleh Menkeu Purbaya, Pramono Anung Batal Jalankan LPDP Jakarta Tahun Ini?

Pram

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara simbolis menyerahkan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025 di Balai Kota, Kamis (19/2). (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membawa kabar kurang sedap bagi para pemburu beasiswa. Rencana Pemprov DKI untuk meluncurkan LPDP Jakarta terpaksa tertunda akibat pemangkasan anggaran besar-besaran dari pemerintah pusat.

Defisit anggaran ini merupakan imbas dari kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang memotong Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta. Tak tanggung-tanggung, angka pemangkasan mencapai Rp 15 triliun.

Pramono menjelaskan, penurunan APBD 2026 ini membuat program beasiswa kuliah luar negeri bagi warga Jakarta tertunda.

"Jadi untuk LPDP Jakarta, sebenarnya kemarin kalau tidak ada pemotongan DBH (Dana Bagi Hasil) sampai dengan Rp 15 triliun pasti sudah kita jalankan. Sekarang ini kami sedang mempersiapkan untuk itu," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2).

Meskipun menghadapi ganjalan finansial, Pramono menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan mimpi anak-anak Jakarta agar bisa mengenyam pendidikan internasional.

"Tetapi memang saya betul-betul berkeinginan bahwa anak-anak Jakarta yang sekolahnya bagus, bisa sekolah di luar melalui program LPDP yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Saya akan wujudkan," tegasnya.

Skema Beasiswa LPDP Jakarta

Sesuai rencana awal, beasiswa "LPDP Jakarta" ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Pramono sebelumnya sempat membocorkan skema yang akan diterapkan. Ia ingin setidaknya ada ratusan mahasiswa terpilih yang diberangkatkan setiap tahunnya menggunakan dana APBD.

Program ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma. Ada kontrak pengabdian yang harus dipenuhi oleh para penerima beasiswa setelah mereka menyelesaikan studi di luar negeri. Sehingga, ilmu yang mereka dapat bisa diimplementasikan di Jakarta.

Selain mengirim mahasiswa ke luar negeri, Pemprov DKI juga berencana memperluas cakupan KJMU agar tidak hanya menyasar jenjang S1, tetapi juga merambah ke jenjang S2 hingga S3.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore