Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 12.36 WIB

Ngaku Utusan Kapolda, Pria yang Pukul Petugas SPBU di Cipinang Jaktim Ternyata Pekerja Rental Mobil

Rekaman CCTV kejadian pemukulan terhadap petugas SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (22/2/2026). (Antara)

JawaPos.com - Kasus pemukulan petugas SPBU di Cipinang Muara, Jakarta Timur, yang sempat viral akhirnya menemui titik terang.

Pelaku yang sebelumnya mengaku sebagai aparat dan orang dekat Jendral adalah seorang pekerja rental yang sedang berada di bawah pengaruh narkotika.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Dr. Alfian Nurrizal menegaskan, informasi mengenai keterlibatan anggota Polri dalam insiden tersebut adalah hoaks.

"Informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta hasil penyelidikan," ujar Alfian melalui akun Instagram pribadinya, @alfiannurrizal.id.

Setelah melakukan pengejaran, Tim Resmob Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengamankan pelaku berinisial JM, 31.

Saat diperiksa, keterangan JM terus berubah-ubah, yang memicu kecurigaan petugas untuk melakukan tes urine.

Hasilnya mengejutkan, pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja. Alfian memastikan bahwa status pekerjaan pelaku sama sekali tidak ada hubungannya dengan institusi kepolisian.

"Pelaku berinisial JM, 31, dipastikan bukan anggota Polri, melainkan seorang pekerja rental," tegas perwira yang pernah menjadi Kapolsek di Gubeng, Surabaya, itu.

Kronologi Pemukulan: Berawal dari Barcode Pertalite

Insiden ini bermula saat pelaku ingin mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Cipinang Muara. Namun, terjadi ketidakcocokan antara nomor polisi kendaraan dengan data barcode yang dibawa.

Sesuai aturan SOP, petugas SPBU menolak pengisian BBM subsidi jika data tidak sinkron dan mengarahkan pelaku ke pengisian Pertamax.

Penolakan ini rupanya memicu amarah pelaku hingga melakukan penganiayaan terhadap tiga orang staf SPBU.

Staf SPBU Mukhlisin, 38, menjelaskan bahwa petugas sudah bekerja sesuai prosedur. "Kalau yang di Pertalite memang harus pakai barcode," tegas Mukhlisin.

Aksi koboi pelaku mengakibatkan tiga petugas SPBU mengalami luka-luka. Mereka adalah Ahmad Khoirul Anam, Lukmanul Hakim, dan Abud Mahmudin.

Mukhlisin merinci luka yang diderita rekan-rekannya akibat serangan mendadak tersebut.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore