Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Februari 2026, 18.45 WIB

Jakarta Pusat Siaga! 29 Pos Pantau Didirikan Demi Cegah Tawuran Selama Ramadhan

Ilustrasi tawuran. Dok JawaPos

JawaPos.com - Sebanyak 29 pos pantau didirikan di seluruh wilayah Polres Metro Jakarta Pusat. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi tawuran antar-remaja atau kelompok yang kerap meresahkan warga di delapan wilayah Polsek di Jakarta Pusat.

Langkah preventif ini diambil guna memastikan ibadah puasa berlangsung kondusif tanpa ada gesekan di jalanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung menegaskan, penempatan pos ini tidak sembarangan. Petugas memetakan lokasi-lokasi yang selama ini dianggap sebagai "titik temu" atau zona merah konflik.

"Ada 29 pos pantau kita dirikan. Pos tersebut telah didirikan sebelum Ramadhan hingga Ramadhan saat ini. Ini sebagai bentuk mengantisipasi tawuran," ucap Reynold dikutip Jumat (27/2).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa personel akan bersiaga penuh di area-area yang memiliki rekam jejak konflik tinggi.

"Kami sebar di titik yang dinilai rawan terjadi konflik antar remaja ataupun kelompok," singkatnya.

Kolaborasi Lintas Sektor: Dari TNI hingga Karang Taruna

Pengamanan ini tidak hanya bertumpu pada pundak kepolisian. Reynold menyebutkan adanya sinergi kuat dengan jajaran Kodim Jakarta Pusat, Danramil, Lurah, hingga Babinsa yang berjaga di pos-pos tersebut.

Petugas juga akan meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan, terutama setelah ibadah malam dan sebelum matahari terbit.

"Kami juga berkeliling untuk operasi malam tepatnya saat setelah pulang sholat tarawih dan menjelang subuh," ungkapnya.

Pendampingan Tradisi Bangunkan Sahur

Menariknya, polisi juga memberikan atensi khusus pada tradisi "pukul beduk" atau kegiatan membangunkan warga untuk sahur. Kegiatan yang semula positif ini sering kali menjadi pemicu gesekan jika tidak dikawal dengan baik.

Demi menjaga kedamaian kota, pihak kepolisian merangkul seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan lingkungan.

"Babinkamtibmas juga mengajak karang taruna, FKDM, pokdar di wilayah kecamatan, ormas - ormas kita ajak bersama - sama jaga Jakarta untuk menghindari jangan ada sekecil apapun konflik. Mau itu konflik antara masyarakat ataupun kelompok - kelompok," imbuh Reynold.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore