Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Oktober 2025, 02.42 WIB

Tumpas 14 Anggota OPM di Intan Jaya, Koops Habema TNI Beber Rekam Jejak OPM Kodap VIII/Soanggama

Koops Habema TNI mengamankan barang bukti dari hasil penindakan terhadap OPM di Papua. (TNI) - Image

Koops Habema TNI mengamankan barang bukti dari hasil penindakan terhadap OPM di Papua. (TNI)

JawaPos.com - Operasi pembebasan warga di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya pada Rabu (15/10) berhasil menumpas 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Kelompok Kodam VIII/Soanggama. Berdasar catatan Koops Habema TNI, kelompok tersebut setidaknya sudah pernah melakukan beberapa aksi dan tindak kekerasan bersenjata.

”Berdasarkan laporan satuan di lapangan, tercatat 12 aksi kekerasan bersenjata  selama tahun 2025 yang dilakukan oleh OPM Kodap VIII/Soanggama di Intan Jaya,” kata Komandan Satuan Tugas (Satgas) Media Koops Habema TNI Letkol Infanteri Iwan Dwi Prihartono dalam keterangan resmi hari ini (16/10). 

Perwira menengah TNI AD dengan dua kembang di pundak itu pun membeber belasan aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Mulai Maret sampai Oktober. Baik serangan menyasar aparat TNI maupun serangan terhadap masyarakat sipil. Berikut rinciannya:

Serangan OPM Kodap VIII/Soanggama kepada Aparat TNI

  • 28 Maret 2025 – Serangan di Soanggama, Distrik Hitadipa.
  • 29 Maret 2025 –  Serangan di Zonogo, Hitadipa.
  • 14 April 2025 – Serangan di Titigi.
  • 30 April 2025 – Serangan di Titigi
  • 1 Mei 2025 – Serangan di Titigi.
  • 14 Mei 2025 – Serangan di Eknemba.
  • 27 Mei 2025 – Serangan di Sugapa Lama.
  • 8 Agustus 2025 – Serangan di Mamba Bawah.
  • 12 Oktober 2025 – Serangan di Gamagai, Ugimba.

Serangan OPM Kodap VIII/Soanggama kepada Masyarakat Sipil

  • 18 Maret 2025 – Kampung Mamba, Sugapa: Penembakan terhadap warga sipil Michael Wattimena yang menyebabkan luka tembak serius.
  • 25 Juli 2025 – Kampung Wandoga: Penembakan terhadap warga pendatang Joni Hendra yang menyebabkan korban meninggal dunia.
  • 8 Oktober 2025 – Kampung Dugusiga: OPM pimpinan Guspi Waker dan Joshua Waker menembak karyawan PT TJP Anselmus Arfin hingga meninggal dunia.

Dalam keterangan yang sama, Koops Habema TNI menyertakan nama 12 dari 14 anggota OPM yang tewas dalam kontak tembak tersebut. Yakni Agus Kogoya jabatan Kepala Staf Operasi Kodap VIII/Soanggama, Ipe Kogoya yang tidak lain adalah adik kandung Pangkodap VIII/Soanggama, serta Zakaria Kogoya yang terlibat dalam pelaku penembakan anggota TNI di Mamba Bawah dan Gamagai.

Selain itu, Uripinus Wandagau, Sepi Kobogau, Kaus Lawiya, Napinus Kogoya, Roni Lawiya, ⁠Poli Kogoya, Aofa Kobogau, Pisen Kogoya, Meki Murib, serta 2 anggota OPM lainnya yang masih dalam proses identifikasi. Letkol Iwan menyampaikan bahwa operasi tersebut berlangsung demi membebaskan warga Kampung Soanggama dari cengkraman OPM berkekuatan 30 personel. 

”Pada tanggal 15 Oktober 2025 sekitar pukul 05.30 WIT, kontak tembak terjadi saat pasukan TNI diserang oleh kelompok OPM. Menghadapi situasi tersebut, prajurit TNI dengan terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur pertempuran. Pada pukul 12.00 WIT situasi berhasil dikuasai dan kelompok OPM berhasil dipukul mundur,” jelas Letkol Iwan. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore