Ilustrasi judi online. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan, penurunan ini merupakan kali pertama Indonesia mampu membalik tren kenaikan transaksi judi online.
“Bahwa tahun 2025 adalah sejarah baru dan baru pertama kalinya Indonesia berhasil menekan transaksi terkait dengan judi online,” ujar Ivan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2).
Tak hanya nilai transaksi, jumlah deposit judi online juga mengalami penurunan tajam. Pada 2025, total deposit judol tercatat sebesar Rp 36,01 triliun, turun dari Rp 51,3 triliun pada 2024.
Meski begitu, aktivitas judi online masih melibatkan sekitar 12,3 juta orang yang melakukan deposit melalui berbagai kanal pembayaran, mulai dari perbankan, dompet digital (e-wallet), hingga QRIS.
"PPATK mencatat, penggunaan QRIS justru mengalami peningkatan signifikan dibandingkan setoran melalui bank maupun e-wallet," jelasnya.
Ivan menjelaskan, penurunan total perputaran dana dan nominal deposit ini tidak terjadi secara kebetulan. Hasil tersebut merupakan buah dari strategi yang lebih terarah serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Turunnya total nominal deposit dan angka perputaran dana judi online disebabkan karena penerapan strategi yang tepat serta kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pencegahan dan pemberantasan judol di berbagai sisi,” tukas Ivan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
