Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 01.21 WIB

Kata Psikologi: 8 Tanda Seseorang Bertingkah Kaya Tapi Sebenarnya Terlilit Utang

Ilustrasi orang yang bertingkah layaknya orang kaya tapi sebenarnya terlilit utang (freepik) - Image

Ilustrasi orang yang bertingkah layaknya orang kaya tapi sebenarnya terlilit utang (freepik)

JawaPos.com - Beberapa orang terlihat seolah memiliki segalanya: mobil mewah, pakaian bermerek, sampai liburan ke tempat eksklusif. Namun, tampilan luar sering kali menipu.

Hanya karena seseorang terlihat banyak harta, bukan berarti mereka benar-benar kaya. Faktanya, banyak dari mereka yang suka memamerkan kemewahan justru terjebak dalam lilitan utang.

Menurut psikologi, perilaku seperti ini sering berakar pada kebutuhan akan pengakuan atau rasa takut dianggap gagal.

Alih-alih membangun fondasi keuangan yang kokoh, mereka sibuk menjaga citra semu tentang kekayaan, yang justru membuat kondisi finansial mereka kian rapuh.

Lalu, bagaimana cara membedakan orang yang benar-benar sukses secara finansial dari mereka yang hanya sekadar berpura-pura?

Dilansir dari laman Small Business Bonfire, berikut delapan tanda yang menunjukkan seseorang tampak kaya, padahal sebenarnya sedang menanggung utang.

1. Selalu Memiliki Barang-barang Mewah Terbaru

Pernahkah kamu mengenali seseorang yang seolah tak pernah ketinggalan tren, selalu memiliki iPhone keluaran terbaru, tas mahal, hingga mobil mewah?

Sebagian orang memang mampu menikmati kemewahan semacam ini dengan nyaman. Namun, tak sedikit pula yang melakukannya hanya demi menjaga citra, meski harus mengorbankan kestabilan finansial mereka.

Dalam psikologi, perilaku ini dikenal sebagai konsumsi mencolok, kebiasaan membeli barang mahal demi menunjukkan status sosial dan kesuksesan.

Sayangnya, di balik gemerlapnya gaya hidup itu, sering kali tersembunyi beban kartu kredit dan pinjaman yang menumpuk.

Alih-alih menabung atau berinvestasi untuk masa depan, mereka lebih sibuk terlihat kaya daripada benar-benar aman secara finansial. Ironisnya, semakin keras mereka berusaha mempertahankan citra tersebut, semakin dalam pula mereka terjerat utang.

2. Terlalu Memaksa Bayar Tagihan Meskipun Tidak Mampu Membayarnya

Seperti pengalaman Lucas Graham, penulis di Small Business Bonfire, yang punya teman, yang menurutnya selalu memaksakan diri untuk membayar makan malam.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore