Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 05.52 WIB

9 Perilaku yang Langsung Mengungkap Ketidakbahagiaan Seseorang Saat Berkumpul Bersama Keluarga

Ilustrasi seseorang duduk menyendiri di sudut ruangan sambil melihat ponsel./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang duduk menyendiri di sudut ruangan sambil melihat ponsel./Freepik

JawaPos.com - Acara kumpul keluarga seharusnya menjadi momen penuh kegembiraan dan kehangatan bagi semua orang.

Namun, sering kali terselip beberapa individu yang justru menunjukkan tanda-tanda ketidakbahagiaan mendalam. Perilaku-perilaku ini mungkin tampak sepele, padahal sering kali merupakan jeritan minta tolong yang terselubung.

Melansir dari Geediting.com Jumat (10/10), mengenali sinyal-sinyal ini sangat penting untuk memberikan dukungan yang tepat.

Perubahan perilaku di tengah kerabat dekat dapat menjadi petunjuk adanya pergolakan batin yang mereka sembunyikan. Mari kita telaah sembilan perilaku tersebut.

1. Mereka Datang Terlambat dan Pulang Cepat

Individu ini selalu menjadi orang yang terakhir datang dan yang pertama kali meninggalkan acara kumpul keluarga. Perilaku ini menunjukkan adanya penghindaran sosial dari keramaian atau keintiman yang ada. Mereka tidak nyaman berada di sana lebih lama dari yang benar-benar diperlukan.

2. Mereka Menjadi Badut Keluarga

Orang ini akan selalu siap melontarkan lelucon untuk menghindari momen serius yang muncul. Mereka menyembunyikan kesedihan di balik topeng keceriaan berlebihan dan tawa yang keras. Justru orang yang tidak pernah membiarkan keseriusan ini yang mungkin paling membutuhkan dukungan.

3. Mereka Mencari Perdebatan tentang Hal Sepele

Mereka sering memulai pertengkaran kecil tentang hal-hal yang sangat tidak penting. Mulai dari resep makanan hingga posisi duduk bisa menjadi bahan perdebatan yang dipicu olehnya. Ini adalah cara mereka mengalihkan fokus dari masalah pribadi yang lebih dalam.

4. Mereka Terus-menerus Melihat Ponsel

Kehadiran fisik mereka ada di tengah keluarga, tetapi pikiran mereka sepenuhnya tertuju pada layar ponsel. Mereka menggunakan ponsel sebagai penghalang untuk menghindari interaksi tulus dengan kerabatnya. Ini adalah cara termudah untuk mengisolasi diri tanpa harus pergi dari sana.

5. Mereka Minum Lebih Banyak dari Biasanya

Jika hubungan seseorang dengan alkohol berubah drastis di acara keluarga, ini patut diperhatikan. Konsumsi alkohol yang berlebihan sering kali menjadi mekanisme pelarian yang digunakan untuk menumpulkan rasa sakit emosional. Ini menunjukkan adanya pergumulan internal yang sangat berat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore