Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Oktober 2025, 18.02 WIB

7 Tanda Seseorang Punya Kepribadian Perfeksionis, Nomor 4 Paling Sering Tak Disadari Banyak Orang

Ilustrasi seseorang yang perfeksionis

JawaPos.com – Siapa yang tidak ingin menjadi pribadi yang rapi, disiplin, dan berorientasi hasil? Namun, di balik semangat tinggi itu, beberapa orang justru terjebak dalam pola pikir perfeksionis, di mana segala hal harus berjalan sempurna tanpa celah kesalahan sedikit pun.

Menurut Siloam Hospitals dalam artikelnya berjudul “Apa Itu Perfeksionis?”, perfeksionis adalah pola kepribadian di mana seseorang menetapkan standar sangat tinggi untuk diri sendiri dan orang lain. Mereka cenderung menilai diri dengan keras, sulit menerima kesalahan, dan kerap merasa tidak cukup baik meskipun sudah berusaha maksimal.

Sifat ini tidak selalu buruk. Jika dikelola dengan baik, perfeksionisme dapat mendorong seseorang mencapai prestasi luar biasa. Namun, jika berlebihan, justru bisa menimbulkan stres dan rasa cemas berkepanjangan.

Berikut tujuh tanda seseorang memiliki kepribadian perfeksionis, dirangkum dari Greatmind Indonesia, ESQ Training, Putrithan TikTok, dan kanal MediCircle Psychology di YouTube.

1. Selalu Mengejar Standar Terlalu Tinggi

Perfeksionis selalu ingin hasil terbaik dalam setiap hal, bahkan pada tugas kecil sekalipun. Dalam video Greatmind Indonesia di TikTok, dijelaskan bahwa orang dengan kepribadian ini kerap menargetkan standar di luar kemampuan wajar.

Mereka menolak hasil “cukup baik” dan berusaha terus memperbaiki sampai sempurna. Sayangnya, kebiasaan ini bisa menguras waktu, energi, bahkan menimbulkan kelelahan mental karena tidak pernah merasa puas.

2. Sulit Menerima Kesalahan

Dalam pandangan Siloam Hospitals, perfeksionis melihat kesalahan sebagai tanda kegagalan, bukan bagian dari proses belajar. Mereka mudah kecewa ketika hasil tidak sesuai rencana, meskipun sudah berusaha keras.

Sikap ini membuat mereka terlalu fokus pada kekurangan hingga lupa menghargai kemajuan yang sudah dicapai. Akibatnya, mereka sering merasa cemas dan tidak pernah merasa cukup baik di mata sendiri.

3. Cenderung Overthinking dan Takut Dinilai

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore