Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Oktober 2025, 17.05 WIB

Orang yang Jarang Merasa Kesepian di Usia Lanjut Biasanya Melakukan 8 Hal Halus Ini Secara Berbeda Menurut Psikologi

Seseorang yang jarang merasa kesepian di usia lanjut. (Freepik/freepik) - Image

Seseorang yang jarang merasa kesepian di usia lanjut. (Freepik/freepik)

JawaPos.com - Kesepian di usia lanjut sering kali dianggap hal yang tak terelakkan — seiring teman berkurang, anak sibuk dengan hidupnya, dan dunia terasa semakin cepat berubah.

Namun faktanya, tidak semua orang tua merasa kesepian.

Ada sebagian orang yang tetap hangat, penuh semangat, dan merasa “hidup” meski usia terus bertambah.

Psikologi modern menunjukkan bahwa rasa kesepian tidak hanya bergantung pada seberapa banyak orang di sekitar kita, tapi lebih pada bagaimana kita memelihara koneksi emosional, cara berpikir, dan kebiasaan kecil sehari-hari.

Menariknya, orang yang jarang kesepian di usia lanjut memiliki sejumlah kebiasaan halus — sering kali tidak disadari — yang membedakan mereka dari yang lain.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (28/10), terdapat delapan hal halus yang mereka lakukan secara berbeda, menurut pandangan psikologi.

1. Mereka Tidak Menunggu Dihubungi — Mereka yang Menghubungi Terlebih Dahulu

Menurut teori reciprocal connection, hubungan sosial yang sehat berawal dari inisiatif.

Orang yang tidak kesepian di usia lanjut tidak duduk menunggu telepon atau pesan dari teman lama.

Mereka yang lebih dulu mengirim kabar, menanyakan kabar cucu, atau sekadar berbagi cerita ringan.

Psikologi sosial menyebut ini sebagai “active belonging” — perasaan menjadi bagian dari lingkaran sosial karena kita aktif menumbuhkannya.

Mereka tahu bahwa koneksi tidak tumbuh dari keinginan, tapi dari tindakan kecil yang konsisten.

2. Mereka Tidak Menganggap Diri Sebagai Korban Waktu

Banyak orang menua sambil merasa dunia meninggalkannya.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore