
Tujuh alasan orang sulit melupakan masa lalu (Freepik)
JawaPos.com- Kamu mungkin bertanya, mengapa kamu sulit sekali melupakan mantan. Kondisi tersebut biasanya dijuluki dengan Gamon (Gagal Move On).
Menurut Dr Dena DiNardo seorang terapis hubungan dan keluarga Philadelphia mengatakan bahwa ia banyak menemui klien yang terjebak dengan masa lalu, sehingga sulit melepaskan. Sebab masa lalu memunculkan luka lama, pertanyaan dan emosi yang mendalam.
Berikut ini 7 alasan orang sulit melupakan masa lalu mereka meski rentan waktu yang lama, menurut psikologi:
Kamu menganggap bahwa masa lalu lebih familiar (sesuatu yang kamu kenal), meski itu menyakitkan.
Mungkin kamu berpikir bahwa kehidupan nantinya akan sulit diprediksi jika kamu dengan orang yang baru. Alih-alih berfokus pada hal baru, pikiranmu mungkin menerimamu kembali ke cerita yang lalu.
Saat menjalani kehidupan yang baru, kamu sering menyamakan dengan peristiwa romantis di masa lalu. Yang membuat kamu sulit melepaskan adalah momen-momen penting yang terus diingat ketika menjalani kehidupan sekarang.
Menurut Dr Dena bahwa kebahagiaan itu dapat kembali, namun sering kali mengambil bentuk baru seiring kamu bertumbuh dan pulih.
Kamu berpikir bahwa hubungan itu tidak sehat. Namun alam bawah sadar menganggap bahwa semakin tidak sehat hubungan, semakin sulit pula untuk dilepaskan
Cinta yang sehat melahirkan kepercayaan, rasa aman dan rasa hormat yang menghasilkan akhir yang bersih. Namun ketika hal tersebut hilang maka luka dan kebingungan akan bertahan lama.
Kamu dan mantan menciptakan disinasi kognitif yakni ketidaknyaman karena menyimpan dua kebenaran yang saling bertentangan.
Kamu mungkin akan memutar ulang kenangan, dan berharap semuanya akhirnya selaras. Namun kenyataannya dorongan itu sering datang dari bagian diri kamu yang masih menginginkan koneksi dengan masa lalu.
Putus cinta kadang dipengaruhi oleh keluarga, Jika kamu tumbuh di keluarga yang menyimpan dendam dan konflik, kamu mungkin akan belajar melakukan yang sama.
Pola tersebut disebut dengan trauma antargenerasi, dimana rasa sakit yang belum terselesaikan dan gaya penangannya diwariskan keluarga.
Kamu selalu berfokus pada masa lalu, sebab masa kini menurutmu terasa berat. Misalnya saja kamu memiliki masalah dengan hubungan baru yang hanya bisa diatasi dengan terapi yang melibatkan mantanmu.
Duka tidak punya batas waktu yang pasti, maka melepaskan suatu hubungan bagian dari proses yang membutuhkan belas kasih dan waktu. Dan wajar saja jika merasa sedih terlebih dulu untuk bisa menatap masa depan yang bahagia.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
