Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Desember 2025, 03.23 WIB

Orang yang Menghindari Konflik Agar Terlihat Menyenangkan Sering Kali Merusak Hubungan dengan 7 Perilaku Tersembunyi Ini Menurut Psikologi

seseorang yang sering menghindari konflik./Freepik/The Yuri Arcurs Collection - Image

seseorang yang sering menghindari konflik./Freepik/The Yuri Arcurs Collection

JawaPos.com - Dalam hubungan apa pun—baik itu percintaan, pertemanan, maupun profesional—keinginan untuk terlihat menyenangkan adalah hal yang manusiawi.

Kita semua ingin diterima, dihargai, dan disukai. Namun, ketika kebutuhan untuk menghindari konflik menjadi dominan, seseorang bisa terperangkap dalam pola perilaku yang justru merusak hubungan tanpa disadari.

Psikologi menyebut pola ini sebagai people-pleasing: dorongan kuat untuk selalu membuat orang lain nyaman meski mengorbankan diri sendiri.

Ironisnya, semakin seseorang ingin menjaga kedamaian, semakin besar risiko ia memicu masalah jangka panjang.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (28/11), terdapat tujuh perilaku tersembunyi yang sering muncul pada orang yang menghindari konflik, dan bagaimana hal itu diam-diam merapuhkan hubungan.

1. Mengatakan “Iya” Ketika Maksudnya “Tidak”

Menghindari konflik sering membuat seseorang terpaksa menyetujui permintaan orang lain, meski hati kecilnya menolak. Dalam jangka panjang, ini melahirkan:

kelelahan emosional,

rasa terpaksa,

atau kebencian yang terpendam.

Psikologi menyebutnya resentment buildup—bom waktu yang bisa meledak kapan saja.

Hubungan pun kehilangan kejujuran sebagai fondasi penting.

2. Menyembunyikan Perasaan Demi Harmoni Palsu

Agar terlihat baik-baik saja, orang yang menghindari konflik sering menyimpan rasa kecewa, tersinggung, atau marah.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore