
seseorang yang sering menghindari konflik./Freepik/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Dalam hubungan apa pun—baik itu percintaan, pertemanan, maupun profesional—keinginan untuk terlihat menyenangkan adalah hal yang manusiawi.
Kita semua ingin diterima, dihargai, dan disukai. Namun, ketika kebutuhan untuk menghindari konflik menjadi dominan, seseorang bisa terperangkap dalam pola perilaku yang justru merusak hubungan tanpa disadari.
Psikologi menyebut pola ini sebagai people-pleasing: dorongan kuat untuk selalu membuat orang lain nyaman meski mengorbankan diri sendiri.
Ironisnya, semakin seseorang ingin menjaga kedamaian, semakin besar risiko ia memicu masalah jangka panjang.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (28/11), terdapat tujuh perilaku tersembunyi yang sering muncul pada orang yang menghindari konflik, dan bagaimana hal itu diam-diam merapuhkan hubungan.
1. Mengatakan “Iya” Ketika Maksudnya “Tidak”
Menghindari konflik sering membuat seseorang terpaksa menyetujui permintaan orang lain, meski hati kecilnya menolak. Dalam jangka panjang, ini melahirkan:
kelelahan emosional,
rasa terpaksa,
atau kebencian yang terpendam.
Psikologi menyebutnya resentment buildup—bom waktu yang bisa meledak kapan saja.
Hubungan pun kehilangan kejujuran sebagai fondasi penting.
2. Menyembunyikan Perasaan Demi Harmoni Palsu
Agar terlihat baik-baik saja, orang yang menghindari konflik sering menyimpan rasa kecewa, tersinggung, atau marah.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
