Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Desember 2025, 01.37 WIB

Orang yang Diam-Diam Merasa Sengsara dalam Hubungannya Seringkali Menunjukkan 8 Perilaku Ini Menurut Psikologi

seseorang yang diam-diam merasa sengsara dalam hubungan./Freepik/Dragana Stock - Image

seseorang yang diam-diam merasa sengsara dalam hubungan./Freepik/Dragana Stock

JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, tidak semua luka tampak dari permukaan.

Banyak orang tetap tersenyum, tetap menjalankan rutinitas, tetap berkata “tidak apa-apa”, padahal jauh di dalam hati, mereka merasa kosong atau tersakiti.

Para psikolog menyebut fenomena ini sebagai silent suffering—penderitaan emosional yang tidak diungkapkan secara langsung.

Menariknya, individu yang diam-diam merasa sengsara biasanya menunjukkan pola perilaku tertentu.

Mereka mungkin tidak berkata secara verbal, tetapi bahasa tubuh, kebiasaan, dan respons emosional mereka perlahan memberi petunjuk.

Dilansir dari Geediting pada Senin (8/12), terdapat delapan perilaku yang sering terlihat ketika seseorang sebenarnya tidak bahagia dalam hubungan—meski mereka berusaha menyembunyikannya.

1. Terlalu Sering Mengatakan “Aku Baik-baik Saja”, Namun Tanpa Keyakinan

Secara psikologis, orang yang menekan emosinya cenderung menggunakan defensive masking: menutupi perasaan dengan jawaban yang aman.

Nada suaranya datar, ekspresinya tidak selaras, dan mereka cepat mengalihkan topik.

Ini bukan bentuk kebohongan, melainkan mekanisme bertahan agar tidak tampak rapuh.

2. Menarik Diri secara Perlahan dari Keintiman Emosional

Penarikan diri adalah tanda klasik bahwa seseorang kehilangan rasa aman dalam hubungan.

Mereka tidak lagi bercerita panjang, enggan berdiskusi tentang masa depan, atau tidak nyaman membuka bagian diri yang dulu mudah mereka ungkapkan.

Psikologi menyebutnya emotional withdrawal—sebuah respon ketika hati mulai lelah.

3. Terlihat Lebih Sensitif, Mudah Tersinggung, atau Terpicu oleh Hal Kecil

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore