Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Desember 2025, 21.11 WIB

Orang-orang yang Pikirannya Tetap Tajam hingga Usia 80-an Ternyata Berhenti Melakukan 7 Hal Ini di Usia 60-an Menurut Psikologi

seseorang yang pikirannya tetap tajam hingga usia tua./Freepik/freepik - Image

seseorang yang pikirannya tetap tajam hingga usia tua./Freepik/freepik

JawaPos.com - Seiring usia bertambah, banyak orang menganggap menurunnya ketajaman pikiran adalah sesuatu yang tak terhindarkan.

Namun psikologi modern menunjukkan hal yang berbeda: penurunan kognitif bukanlah “nasib”, melainkan hasil pola kebiasaan.

Menariknya, studi pada populasi lansia yang tetap aktif secara mental hingga usia 80—bahkan 90—tahun menemukan pola unik.

Mereka bukan hanya melakukan hal-hal tertentu untuk menjaga otak tetap optimal… tetapi juga menghentikan beberapa kebiasaan yang diam-diam mempercepat penuaan kognitif.

Berhenti melakukan kebiasaan-kebiasaan ini di usia 60-an terbukti membantu mempertahankan kejernihan berpikir, daya ingat yang kuat, serta kemampuan mengambil keputusan dengan bijak.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (9/12), terdapat tujuh hal yang secara konsisten ditemukan para psikolog sebagai pemicu kaburnya fungsi mental—dan yang ditinggalkan para lansia yang tetap tajam hingga usia lanjut.

1. Mereka Berhenti Mengisolasi Diri dan Mengurangi Interaksi Sosial

Sosialisasi bukan sekadar kebutuhan emosional—ini adalah latihan kognitif yang sangat kuat.

Penelitian psikologi menunjukkan bahwa keterlibatan sosial memicu aktivitas neuroplastisitas: kemampuan otak membentuk jalur baru.

Orang-orang yang tetap tajam di usia 80-an biasanya berhenti menghabiskan hari-hari mereka sendirian.

Mereka kembali aktif di komunitas, terlibat percakapan, dan membuka diri untuk hubungan baru.

Dengan begitu, otak mereka mendapat “stimulasi alami”—sesuatu yang tak bisa diberikan oleh TV atau ponsel.

2. Mereka Berhenti Memaksakan Diri untuk Menjadi ‘Serba Tahu’

Usia 60-an sering membuat orang merasa harus mempertahankan reputasi atau wibawa, sehingga mereka berhenti belajar hal baru karena takut terlihat lambat memahami.

Namun justru orang-orang yang bertahan tajam hingga usia 80-an berhenti berpura-pura tahu banyak hal dan menjadi pembelajar pemula kembali.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore