
seseorang yang menghabiskan waktu di media sosial./Freepik/EyeEm
JawaPos.com - Dalam hidup, waktu adalah satu-satunya “aset” yang tak bisa ditambah. Setiap detik yang berlalu tidak pernah kembali.
Dan menurut banyak penelitian psikologi modern, penyesalan terbesar manusia di masa dewasa dan masa tua bukanlah kegagalan atau kesalahan… melainkan waktu yang terbuang sia-sia.
Banyak orang baru menyadarinya ketika kehidupan sudah berjalan jauh: karier mulai mapan, tubuh tak sekuat dulu, pergaulan menyempit, dan mimpi-mimpi muda terkubur rutinitas. Penyesalan datang pelan, namun pasti.
Dilansir dari Geediting tujuh kebiasaan pemboros waktu yang diam-diam merusak masa depan menurut psikologi.
1. Menghabiskan Waktu untuk Menyenangkan Semua Orang
Menurut psikologi sosial, kita memang secara alami ingin diterima. Namun people pleasing membuat seseorang mengorbankan batas pribadi, identitas, dan tujuan hidup hanya demi mendapatkan persetujuan.
Orang yang hidup seperti ini cenderung:
Sering berkata “iya” meski hatinya “tidak”
Merasa bersalah tanpa alasan
Sulit mengambil keputusan besar
Kehilangan kesempatan karena takut mengecewakan
Di masa depan, yang tersisa hanyalah pertanyaan: “Kenapa dulu aku tidak memilih diriku sendiri?”
2. Menghabiskan Waktu Berlebihan di Media Sosial
Psikolog menyebut fenomena ini sebagai “infinite scroll trap”—perangkap tanpa ujung yang dirancang untuk membuat Anda terus menggeser layar.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
