Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Desember 2025, 13.08 WIB

Orang yang Menunjukkan 7 Tanda Ini Bukanlah Orang Baik, Meski Awalnya Tampak Ramah Menurut Psikologi

seseorang yang bukanlah orang baik./Freepik/alexkich - Image

seseorang yang bukanlah orang baik./Freepik/alexkich

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering diajarkan untuk menilai seseorang dari kesan pertama.

Senyum yang hangat, tutur kata lembut, dan sikap ramah sering kali langsung diasosiasikan dengan kebaikan hati.

Namun, psikologi modern mengingatkan satu hal penting: keramahan tidak selalu sejalan dengan niat baik.

Tidak sedikit orang yang piawai membangun citra positif di awal perkenalan, tetapi perlahan menunjukkan sisi yang merugikan orang lain.

Mereka mungkin tidak kasar, tidak frontal, bahkan terlihat peduli—namun di balik itu tersimpan pola perilaku yang tidak sehat. Psikologi menyebut ini sebagai surface kindness, kebaikan di permukaan yang berfungsi sebagai topeng sosial.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (16/12), terdapat tujuh tanda psikologis yang sering muncul pada orang-orang yang sebenarnya bukanorang baik”, meskipun pada awalnya tampak ramah dan menyenangkan.

1. Ramah Berlebihan yang Terasa Tidak Tulus

Keramahan yang sehat biasanya terasa natural dan konsisten. Namun, jika seseorang terlalu cepat akrab, terlalu memuji, atau terlalu ingin menyenangkan, psikologi menyebutnya sebagai overcompensation behavior.

Orang dengan pola ini sering menggunakan keramahan sebagai alat untuk:

Mendapatkan kepercayaan dengan cepat

Menghindari penilaian kritis dari orang lain

Menciptakan ketergantungan emosional

Keramahan yang dipaksakan sering terasa “manis tapi kosong”. Di dalamnya tidak ada empati yang mendalam, hanya strategi sosial.

2. Sangat Baik di Depan, Berbeda di Belakang

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore