Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2026, 17.48 WIB

Jika Anda Tidak Tahan Mendengar Suara Orang Mengunyah, Menurut Psikologi Anda Mungkin Memiliki 7 Pola Kecemasan Ini

seseorang yang tidak suara orang mengunyah./Freepik/freepik - Image

seseorang yang tidak suara orang mengunyah./Freepik/freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa sangat terganggu, bahkan marah atau gelisah, hanya karena mendengar suara orang mengunyah, menyeruput, atau mengecap makanan?

Bagi sebagian orang, ini bukan sekadar “tidak suka” atau “terlalu sensitif”. Dalam dunia psikologi, reaksi berlebihan terhadap suara tertentu bisa menjadi sinyal adanya pola kecemasan yang tersembunyi.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan misophonia, yaitu kondisi ketika suara tertentu memicu respons emosional negatif yang kuat.

Namun di balik itu, psikologi melihat bahwa ketidakmampuan menoleransi suara mengunyah sering berhubungan dengan cara seseorang mengelola emosi, stres, dan rasa aman.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (9/1), jika Anda termasuk orang yang langsung tegang saat mendengar suara tersebut, bisa jadi Anda memiliki satu atau lebih dari tujuh pola kecemasan berikut ini.

1. Kecemasan Berbasis Kontrol Lingkungan

Orang yang terganggu oleh suara mengunyah sering kali memiliki kebutuhan tinggi akan keteraturan. Dalam psikologi, ini berkaitan dengan control-based anxiety, yaitu kecemasan yang muncul ketika lingkungan terasa tidak bisa dikendalikan.

Suara mengunyah dianggap sebagai “gangguan tak terduga” yang merusak rasa aman. Ketika kontrol hilang, tubuh bereaksi dengan stres: jantung berdebar, otot menegang, dan pikiran ingin segera menjauh dari sumber suara.

Bukan karena Anda tidak sopan, tetapi karena sistem saraf Anda sedang berusaha mempertahankan stabilitas.

2. Sensitivitas Sensorik yang Tinggi

Sebagian orang memiliki sensory processing sensitivity yang lebih tinggi dari rata-rata. Ini berarti otak memproses rangsangan suara, cahaya, atau tekstur dengan intensitas lebih kuat.

Suara mengunyah yang bagi orang lain biasa saja, bagi Anda bisa terdengar sangat keras, dekat, dan mengganggu. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kecemasan karena otak cepat kewalahan oleh stimulus kecil.

Psikologi melihat ini bukan sebagai kelemahan, melainkan karakter sistem saraf yang lebih responsif.

3. Kecemasan Sosial Tersembunyi

Menariknya, ketidaknyamanan terhadap suara mengunyah sering muncul di situasi sosial: saat makan bersama, rapat, atau kumpul keluarga. Ini bisa menandakan social anxiety tersembunyi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore