
Ilustrasi kebiasaan sehari usia 70 tahun ke atas yang membuat otak tetap tajam (freepik)
JawaPos.com - Banyak orang berlomba menjaga tubuh agar tetap terlihat muda, tetapi lupa satu hal penting: menjaga otak agar tetap sehat dan aktif.
Padahal, kualitas hidup di usia lanjut sangat bergantung pada kejernihan pikiran dan daya ingat.
Dikutip dari laman Global English Editing, Rabu (14/01), orang-orang lanjut usia yang otaknya menua dengan sangat baik ternyata tidak bergantung pada suplemen mahal atau aplikasi rumit.
Mereka hanya konsisten melakukan kebiasaan sederhana setiap hari. Inilah delapan di antaranya.
1. Terus belajar hal baru
Otak menyukai hal-hal baru seperti anak muda menyukai media sosial. Belajar bahasa baru, mencoba melukis, mempelajari teknologi, atau memainkan alat musik akan memaksa otak membentuk koneksi baru. Tantangan kecil inilah yang membuat jalur saraf tetap aktif dan kuat.
2. Menggerakkan tubuh setiap hari
Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berkebun, atau menari meningkatkan aliran darah kaya oksigen ke otak.
Ini membantu meningkatkan daya ingat, fokus, dan mengurangi risiko penurunan kognitif. Tidak perlu olahraga berat, yang penting dilakukan rutin.
3. Menjaga hubungan sosial
Berbincang, bermain catur, bergabung dalam komunitas, atau sekadar menelepon keluarga memberi “nutrisi” bagi otak.
Interaksi sosial melibatkan bahasa, emosi, dan memori sekaligus—latihan mental yang sangat efektif untuk menjaga ketajaman pikiran.
4. Membaca secara rutin
Membaca buku, artikel berkualitas, atau biografi melatih otak untuk fokus, memahami, dan membayangkan.
Dibanding sekadar scroll media sosial, membaca melatih konsentrasi jangka panjang dan memperkuat cadangan kognitif.
