Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Januari 2026, 00.08 WIB

Selalu Dilanda Overthinking? Coba 7 Teknik ala Jepang untuk Menghentikannya Sebelum Pikiran Semakin Ruwet

Selalu Dilanda Overthinking? Coba 7 Teknik ala Jepang untuk Menghentikannya Sebelum Pikiran Semakin Ruwet

JawaPos.com - Kamu mungkin bakal terkejut saat tahu bahwa overthinking adalah hal yang normal—sesuatu yang alami. Menurut sudut pandang psikologi evolusioner, berpikir secara berlebihan merupakan salah satu warisan purba otak manusia yang bertahan dan berkembang hingga sekarang.

Hal tersebut berkaitan dengan mekanisme threat detection. Di masa lalu, nenek moyang kita hidup di lingkungan yang penuh dengan bahaya yang mengancam nyawa. 

Otak pun berevolusi untuk terus memindai lingkungan sekitar, memikirkan skenario terburuk, serta mengingat pengalaman masa lalu demi menghindari kematian.

Hari ini, kita memang tidak lagi dikejutkan harimau yang menerkam dari balik semak-semak taman kota. Namun insting itu tidak hilang—ia hanya berubah bentuk. 

Kini, kita takut mengulangi kesalahan yang sama di kantor karena khawatir dipecat. Atau panik menghadapi isu krisis ekonomi global hingga berbondong-bondong membeli emas.

Masalahnya, overthinking yang berlebihan bisa menjadi gangguan serius. Ia menghambat produktivitas, menguras energi mental, bahkan perlahan mengurangi kemampuan kita untuk menikmati kebahagiaan.

Melansir Your Tango, ada beberapa teknik ala Jepang yang bisa kamu coba untuk menghentikan overthinking. Kalau belum bisa benar-benar berhenti, setidaknya praktik-praktik ini dapat membantu meredakannya.

1. Shouganai

Dalam bahasa Jepang, kata ini berarti “ya sudahlah” atau “tak bisa dihindari”. Mirip banget dengan judul lagu Bondan Prakoso. Shouganai adalah bentuk penerimaan terhadap hal-hal yang berada di luar kendali kita.

Bagaimanapun, hidup memang penuh kejutan—baik yang menyenangkan maupun yang menyebalkan. Satu-satunya hal yang benar-benar bisa kita kendalikan hanyalah cara kita menanggapi semua kejutan itu.

2. Shinrin-yoku

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore