Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Februari 2026, 00.31 WIB

Orang yang Tumbuh Tanpa Buku di Rumah Biasanya Kesulitan dengan 7 Hal Ini Saat Dewasa Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh tanpa buku./Freepik/dragonimages - Image

seseorang yang tumbuh tanpa buku./Freepik/dragonimages

JawaPos.com - Di masa kecil, lingkungan rumah memegang peranan besar dalam membentuk cara berpikir, kebiasaan, dan kepribadian seseorang.

Salah satu elemen penting yang sering dianggap sepele adalah keberadaan buku di rumah.

Buku bukan sekadar benda mati, tetapi jendela pengetahuan, sumber imajinasi, dan sarana pembentukan pola pikir.

Menurut berbagai kajian psikologi perkembangan dan pendidikan, anak-anak yang tumbuh di rumah tanpa budaya membaca atau tanpa akses buku cenderung menghadapi tantangan tertentu saat dewasa.

Bukan berarti mereka tidak bisa sukses, namun ada pola-pola kesulitan yang lebih sering muncul dibandingkan mereka yang tumbuh di lingkungan literat.

Dilansir dari Geediting pada Minggu (2/2), terdapat 7 kesulitan yang sering dialami orang dewasa yang tumbuh tanpa buku di rumah, ditinjau dari perspektif psikologi:

1. Kesulitan Berpikir Kritis dan Analitis

Buku melatih otak untuk menganalisis informasi, membedakan fakta dan opini, serta membangun logika berpikir yang runtut. Anak yang terbiasa membaca akan terbiasa bertanya: mengapa, bagaimana, dan apa akibatnya.

Tanpa paparan bacaan, seseorang cenderung tumbuh dengan pola pikir yang lebih reaktif daripada reflektif. Saat dewasa, ini bisa muncul sebagai:

Mudah menerima informasi mentah

Sulit memverifikasi kebenaran

Rentan terhadap hoaks dan manipulasi

Kurang kemampuan menyusun argumen logis

2. Keterbatasan Kosakata dan Kemampuan Komunikasi

Membaca memperkaya kosakata secara alami. Anak yang sering membaca akan lebih mudah mengekspresikan emosi, pikiran, dan ide dengan kata-kata yang tepat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore