Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Februari 2026, 02.26 WIB

9 Kata yang Tanpa Sadar Mengungkap Latar Belakang Kelas Seseorang, Apa Sajakah Itu?

seseorang yang memperhatikan saat orang lain berbicara./Freepik/freepik - Image

seseorang yang memperhatikan saat orang lain berbicara./Freepik/freepik

JawaPos.com - Manusia bisa mengganti pakaian, gaya bicara, aksen, bahkan lingkungan pergaulan. Tapi ada satu hal yang jauh lebih sulit disamarkan: pola bahasa dan referensi kultural yang terbentuk sejak kecil.

Kata-kata tertentu bukan sekadar bahasa — mereka adalah jejak pengalaman hidup.

Dilansir dari Geediting pada Senin (2/2), terdapat 9 kata/ungkapan yang sering secara tidak sadar membuka “asal kelas sosial” seseorang, bahkan ketika mereka berusaha keras tampil netral atau “naik kelas”:

1. “Orang biasa”

Kalimat seperti:

“Saya cuma orang biasa.”

Biasanya bukan sekadar kerendahan hati, tapi refleksi posisi sosial.
Orang dari kelas mapan cenderung berkata:

“Saya hidup sederhana.”

Sedangkan “orang biasa” lebih sering lahir dari pengalaman hidup tanpa privilese struktural.

2. “Yang penting kerja dulu”

Fokus pada bertahan hidup, bukan aktualisasi diri.

Kelas pekerja cenderung berbicara soal:

stabilitas

penghasilan tetap

keamanan ekonomi

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore