Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Februari 2026, 04.45 WIB

Orang yang Mandi di Malam Hari Alih-alih di Pagi Hari Biasanya Menunjukkan 6 Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang lebih suka mandi di malam hari./Freepik/pvproductions

JawaPos.com - Kebiasaan mandi sering dianggap sebagai rutinitas sederhana. Sebagian orang merasa lebih segar jika mandi di pagi hari sebelum beraktivitas, sementara yang lain justru memilih mandi di malam hari sebelum tidur.

Meski terlihat sepele, preferensi waktu mandi ternyata dapat mencerminkan kecenderungan psikologis tertentu.

Dilansir dari Expert Editor pada MInggu (22/2), dalam perspektif psikologi modern, khususnya melalui kerangka Big Five Personality Traits yang dikembangkan oleh Lewis Goldberg dan dipopulerkan oleh Paul Costa serta Robert McCrae, kebiasaan harian sering berkaitan dengan pola kepribadian.

Meski tentu saja tidak bersifat mutlak, orang yang memilih mandi di malam hari cenderung menunjukkan beberapa karakter berikut.

Baca Juga: 7 Kebenaran Tidak Nyaman Tentang Kesepian di Usia Dewasa Menurut Psikologi, Apa Sajakah Itu?

1. Reflektif dan Introspektif


Orang yang mandi di malam hari sering menjadikan momen tersebut sebagai waktu refleksi. Setelah menjalani hari yang panjang, mereka menikmati suasana tenang untuk berpikir, mengevaluasi pengalaman, dan memproses emosi.

Air hangat dan suasana sepi membantu pikiran menjadi lebih jernih. Dalam psikologi, kecenderungan ini sering dikaitkan dengan tingkat self-awareness yang lebih tinggi serta kebutuhan akan waktu pribadi untuk mengisi ulang energi mental.

2. Menghargai Ketenangan dan Kualitas Tidur


Secara fisiologis, mandi air hangat di malam hari membantu tubuh lebih rileks dan mempersiapkan diri untuk tidur. Orang yang memilih mandi malam biasanya sadar akan pentingnya transisi dari “mode aktif” ke “mode istirahat”.

Baca Juga: 7 Shio yang Diprediksi Bersinar di Tahun Kuda Api 2026: Peluang, Tantangan, dan Cara Memaksimalkannya

Mereka cenderung memiliki kesadaran terhadap kesehatan mental dan fisik, serta memahami bahwa rutinitas sebelum tidur berpengaruh pada kualitas istirahat. Ini sering berhubungan dengan sifat terorganisir dan perhatian terhadap kesejahteraan diri.

3. Lebih Fleksibel dan Tidak Terburu-buru


Berbeda dengan rutinitas pagi yang sering penuh tekanan waktu, mandi malam memberi ruang tanpa tergesa-gesa. Orang yang memilihnya biasanya tidak terlalu menyukai tekanan di awal hari.

Secara psikologis, mereka bisa jadi memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan lebih nyaman dengan ritme hidup yang mengalir. Mereka cenderung tidak ingin memulai hari dengan stres tambahan.

4. Memiliki Batasan yang Jelas antara “Kerja” dan “Istirahat”

Mandi malam bagi sebagian orang adalah simbol “membersihkan” hari yang telah berlalu. Ini bukan sekadar membersihkan tubuh, tetapi juga secara simbolis melepaskan beban pikiran.

Dalam psikologi perilaku, ritual seperti ini membantu menciptakan batas mental yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Orang yang memiliki kebiasaan ini seringkali sadar pentingnya menjaga keseimbangan hidup (work-life balance).

5. Cenderung Kreatif di Waktu Malam


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebagian orang mengalami puncak kreativitas di malam hari. Walau teori ritme sirkadian populer diperkenalkan oleh Nathaniel Kleitman, preferensi waktu aktif tetap bervariasi pada tiap individu.

Orang yang mandi malam sering termasuk tipe “evening person” atau night owl. Mereka merasa lebih hidup dan produktif saat malam tiba. Aktivitas mandi bisa menjadi jeda sebelum melanjutkan kegiatan seperti membaca, menulis, atau berpikir kreatif.

6. Lebih Sensitif terhadap Kenyamanan Lingkungan


Memilih mandi malam juga sering didorong oleh kebutuhan akan kenyamanan saat tidur—seperti ingin merasa bersih sebelum masuk ke tempat tidur.

Hal ini dapat berkaitan dengan tingkat conscientiousness (ketelitian dan tanggung jawab) dalam model Big Five. Mereka cenderung memperhatikan detail kecil yang berdampak pada kenyamanan jangka panjang.

Apakah Ini Berlaku untuk Semua Orang?

Tentu tidak. Kepribadian dipengaruhi oleh banyak faktor: pola asuh, budaya, pekerjaan, bahkan kondisi lingkungan. Preferensi mandi hanyalah salah satu kebiasaan kecil yang bisa memberi gambaran umum tentang kecenderungan seseorang, bukan label mutlak.

Pada akhirnya, baik mandi pagi maupun malam sama-sama memiliki manfaat. Yang terpenting adalah memahami kebutuhan diri sendiri dan menciptakan rutinitas yang mendukung kesehatan fisik serta mental.

Jadi, Anda tim mandi pagi atau mandi malam?
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore