
Ilustrasi orang mengalami Hypophernia (Freepik.com)
JawaPos.com - Saat sedang menjalani rutinitas yang tampak baik-baik saja, sebagian orang merasakan kehampaan dalam hidupnya. Tidak ada yang tau tentang kondisi mereka, karena semua tertutup dengan senyum palsu yang dikemas dengan baik pada wajahnya.
Lucunya, beberapa orang yang merasakan hal demikian berpikir hal ini lumrah dan merasa hidupnya baik-baik saja. Tidak ada peristiwa buruk ataupun luka baru, tiba-tiba perasaan hampa dan melankolis muncul begitu saja dan tanpa sadar menangis dengan sendirinya.
Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan Hypophernia. Istilah ini mungkin masih terdengar asing ditelinga kita, Dikutip dari ciputramedicalcenter.com, Hypophernia merupakan bentuk emosi sedih atau reaksi perasaan yang muncul sebagai respons manusia terhadap suatu keadaan.
Emosi kesedihan pada kondisi ini cenderung tidak biasa, karena seseorang dapat merasakan duka secara spontan tanpa alasan yang jelas serta pemicu tertentu.
Meskipun gejala ini muncul secara tiba-tiba, namun bukan berarti gejala ini muncul tanpa adanya alasan. Dengan tahu kondisi psikis diri sendiri, tentu akan mempermudah untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada tubuh kita.
Lantas apa saja penyebab dari Hypophernia? simak penjelasannya berikut ini dilansir dari halodoc.com & alodokter.com :
Gangguan Kecemasan
Gangguan kecemasan dapat memicu pikiran untuk terus terpaku pada satu masalah sehingga penderita memikirkannya tanpa henti. Kondisi ini akan menguras energi sehingga menyebabkan tubuh merasa lelah dan tidak bertenaga.
Ditambah lagi, penderita kesulitan beristirahat pada malam hari. yang akan menambah rasa sedih dan berpotensi menangis secara tiba-tiba.
Sebuah studi di University of Pennsylvania mengungkapkan bahwa seseorang yang tidur hanya 4-5 jam akan berdampak buruk bagi kesehatan. Berbagai dampak buruk yang terjadi diantaranya adalah, perubahan suasana hati, meningkatkan rasa mudah marah, serta menimbulkan perasaan murung atau sedih.
Menstruasi
Gejala pra-menstruasi (PMS) biasanya akan menimbulkan rasa nyeri pada beberapa bagian tubuh, seperti perut dan pinggul.
Selain keluhan fisik, PMS juga dapat memicu perasaan sedih atau keinginan untuk menangis tanpa sebab yang pasti. Hal ini terjadi akibat perubahan hormon, disertai kram perut, perut kembung, serta sakit kepala yang muncul selama periode tersebut.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
