
Sering Ngidam Makanan Asin tanda tubuh butuh cairan. (pexels.com)
Jawapos.com – Air adalah elemen paling mendasar bagi tubuh manusia, namun banyak yang mengabaikan betapa pentingnya hidrasi.
Tubuh sering memberikan sinyal ketika asupan cairan tidak mencukupi dan tanda-tanda ini tidak hanya berupa rasa haus.
Memahami sinyal tubuh anda dan segera menyesuaikan asupan air dapat mencegah dampak serius seperti kelelahan, gangguan konsentrasi, atau masalah kulit.
Melansir dari laman YourTango pada Jumat (31/10), ada 11 tanda yang mudah diidentifikasi dan penting untuk dipahami agar tubuh tidak terjebak dalam kondisi dehidrasi kronis.
Berikut adalah 11 cara mudah untuk mengetahui kebutuhan cairan tubuh belum minum cukup agar terhindar dari kondisi dehidrasi kronis.
Ketika tubuh kekurangan cairan atau elektrolit seperti natrium, tubuh akan memberi sinyal bahwa anda membutuhkan makan yang asin.
Anda mungkin mulai merindukan makanan yang sangat asin, craving garam bisa jadi sinyal bahwa hidrasi anda bermasalah.
Lingkaran hitam di bawah mata bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti kelelahan atau alergi.
Namun juga merupakan tanda dehidrasi, yang dapat memperparah munculnya lingkaran bawah mata karena sirkulasi darah dan ketebalan kulit yang terganggu.
Kekurangan cairan bisa mengganggu aliran darah dan nutrisi ke otak, yang kemudian memicu sakit kepala atau migrain. Konsumsi air yang cukup dapat mengurangi frekuensi dan durasi sakit kepala.
Cairan ikut mendukung kelembapan dan fungsi sel kulit. Ketika tubuh kurang air, kulit anda bisa terlihat kusam, kering, atau kehilangan kelembapannya, yang menjadi salah satu tanda hidrasi yang buruk.
Air membantu produksi air liur yang membersihkan bakteri di mulut. Kekurangan air bisa mengakibatkan produksi air liur menurun hingga muncul bau mulut (halitosis).
Dehidrasi ringan juga dapat mempengaruhi energi dan suasana hati. Jika anda merasa lesu tanpa sebab yang jelas, bisa jadi tubuh sedang butuh air.
Ketika tubuh kekurangan cairan, fungsi kognitif seperti daya ingat dan fokus dapat menurun. Dengan kata lain, jika anda merasa susah fokus segera cek hidrasi dan kebutuhan cairan anda.
Kulit bibir yang sensitif dan sering terlihat pecah bisa jadi indikator bahwa asupan air tidak tercukupi, tubuh akan mengalirkan cairan ke organ vital dan mengesampingkan bagian yang kurang vital.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
