
Ilustrasi sistem pada otak (dok. Neuronline)
JawaPos.com - Menjaga kesehatan otak dan performa kognitif kini menjadi perhatian utama di tengah tuntutan hidup modern yang serba cepat dan penuh tekanan. Fokus, daya ingat, serta kemampuan berpikir jernih menjadi modal penting agar seseorang tetap produktif dan seimbang dalam menjalani aktivitas harian.
Salah satu pendekatan yang kini banyak diperbincangkan adalah pemanfaatan bahan alami untuk mendukung fungsi otak. Salah satunya Neumentix™ yang hadir sebagai inovasi berbasis ekstrak spearmint khusus dan dirancang untuk membantu menjaga kesehatan jaringan saraf sekaligus mendukung performa kognitif, seperti konsentrasi dan memori.
Menurut Prof. Dr. Rimbawan, Nutrition Advisory Board (NAB) of Herbalife Indonesia, Neumentix™ berasal dari varietas tanaman spearmint yang kaya akan polifenol, di antaranya asam rosmarinat dan asam salvianolat. Senyawa polifenol dikenal sebagai antioksidan kuat yang berperan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
“Studi praklinis menunjukkan bahwa asam rosmarinat tidak hanya mengurangi stres oksidatif yang dapat menyebabkan kerusakan sel, tetapi juga membantu pertumbuhan neuron baru serta melindungi neuron yang telah ada di otak. Senyawa ini diduga membantu sel saraf mengirimkan sinyal lebih cepat sehingga fungsi otak menjadi lebih efisien,” ujar Prof. Rimbawan, Senin (15/12).
Ia menambahkan, polifenol dalam Neumentix™ telah diuji secara klinis dan menunjukkan potensi dalam mendukung fungsi psikologis pada orang dewasa, termasuk aspek kognisi yang merupakan bagian penting dari kesehatan otak secara keseluruhan.
Neumentix™ dirancang untuk mendukung fokus, konsentrasi, waktu reaksi, serta memori kerja tanpa mengganggu kualitas tidur. Dalam sejumlah studi, bahan ini diteliti pada orang dewasa muda yang sehat maupun individu berusia lebih tua dengan penurunan memori terkait usia. Para peserta mengonsumsi dosis harian 900 mg Neumentix™ selama 90 hari.
Pada kelompok usia 18–50 tahun, uji klinis acak double-blind yang melibatkan 142 orang menunjukkan peningkatan kelincahan reaktif setelah tujuh hari konsumsi. Perbaikan perhatian berkelanjutan juga terlihat setelah 30 hari dan semakin jelas setelah 90 hari dibandingkan kelompok plasebo.
Kelincahan reaktif berkaitan dengan kecepatan waktu reaksi dan pengambilan keputusan, termasuk kemampuan merespons perubahan situasi secara cepat. Sementara itu, perhatian berkelanjutan berhubungan dengan kemampuan mempertahankan fokus dalam jangka waktu lama, yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari.
Pada kelompok usia 50–70 tahun, studi klinis yang melibatkan 90 orang dengan penurunan kognitif terkait usia menunjukkan bahwa Neumentix™ dapat mendukung memori kerja setelah 90 hari penggunaan. Memori kerja, termasuk memori spasial, berperan penting dalam mengelola berbagai informasi dan tugas secara bersamaan.
Selain itu, penelitian tersebut juga mencatat adanya dukungan terhadap kualitas tidur, khususnya dalam proses tertidur. Peserta yang mengonsumsi Neumentix™ melaporkan lebih mudah dan cepat tertidur dibandingkan kelompok plasebo, berdasarkan kuesioner kualitas tidur yang digunakan dalam studi.
Dengan kandungan polifenol dari spearmint alami, Neumentix™ disebut dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk mendukung kesehatan otak di berbagai tahap usia. Meski demikian, para ahli tetap menekankan pentingnya pola hidup seimbang, termasuk nutrisi yang baik, aktivitas fisik, dan manajemen stres, sebagai fondasi utama menjaga performa kognitif tetap optimal.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
