Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Februari 2026, 03.34 WIB

5 Dampak Positif Puasa Ramadan terhadap Pola Tidur dan Pemulihan bagi Tubuh

Ilustrasi beberapa orang melakukan aktivitas di bulan Ramadhan (Freepik)

JawaPos.com - Puasa Ramadan tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga berdampak pada penyesuaian pola tidur dan gaya hidup seseorang.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa perubahan kebiasaan tidur selama Ramadan dapat memberikan manfaat adaptif bagi ritme biologis tubuh.

Berikut 5 dampak positif puasa Ramadan terhadap pola tidur yang teridentifikasi berdasarkan pengukuran objektif dan subjektif, seperti dikutip pada jurnal Science Direct pada Selasa (3/2).

  1. Penyesuaian Ritme Tidur yang Lebih Terstruktur

Puasa Ramadan mendorong individu untuk menyesuaikan waktu tidur dengan jadwal sahur dan ibadah malam. Penyesuaian ini membentuk pola tidur yang lebih terstruktur dibandingkan hari-hari biasa.

Pada paruh pertama Ramadan, banyak seseorang yang menunjukkan konsistensi waktu tidur meskipun terjadi penundaan jam tidur malam.

Adaptasi ini mencerminkan kemampuan tubuh menyesuaikan ritme sirkadian terhadap perubahan gaya hidup.

  1. Meningkatnya Kesadaran akan Kualitas Tidur

Selama Ramadan, Sebagian orang menjadi lebih sadar terhadap kondisi tidur mereka. Hal ini tercermin dari peningkatan evaluasi subjektif melalui kuesioner kualitas tidur.

Kesadaran tersebut mendorong individu untuk memperhatikan durasi dan kenyamanan tidur.

Dengan demikian, puasa Ramadan dapat menjadi momentum refleksi terhadap kebiasaan tidur yang sebelumnya kurang optimal.

  1. Optimalisasi Pemulihan Psikofisiologis

Tidur tetap berperan penting dalam pemulihan tubuh selama puasa Ramadan. Meskipun durasi tidur mengalami perubahan, proses pemulihan sistem saraf dan fungsi kognitif tetap berlangsung.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore