Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Februari 2026, 21.55 WIB

4 Alasan Nyeri Haid Lebih Parah di Hari Pertama, Wanita Harus Tahu!

ilustrasi wanita yang nyeri haid. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Bagi beberapa wanita yang mengalami siklus datang bulan, hari pertama haid merupakan hari yang paling menyakitkan.

Kram perut yang parah, sakit punggung, mual, kelelahan, dan bahkan diare sering muncul tepat saat pendarahan dimulai.

Alhasil ini mengganggu pekerjaan, sekolah, dan rutinitas harian.

Meskipun nyeri haid dianggap normal, sains menunjukkan bahwa ketidaknyamanan di hari pertama memiliki penjelasan biologis yang jelas.

Oleh karenanya, memahami mengapa kram memuncak di awal siklus menstruasi sangat penting.

Untuk mengetahui lebih lanjut, dilansir ndtv, berikut adalah apa yang terjadi di dalam tubuh pada hari pertama menstruasi.

  1. Lonjakan prostaglandin mencapai puncaknya di awal perdarahan

Alasan utama kram hebat di hari pertama haid adalah lonjakan prostaglandin yang tiba-tiba. 

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang nyeri haid menghasilkan kadar prostaglandin yang lebih tinggi dalam cairan menstruasi, ini menyebabkan kontraksi rahim yang lebih kuat dan lebih sering.

Kontraksi ini membantu mengeluarkan lapisan rahim tetapi juga dapat menekan pembuluh darah di dekatnya, menyebabkan kekurangan oksigen sementara, mirip dengan kram otot di bagian tubuh lain.

Nyeri biasanya mencapai puncaknya selama 24 jam pertama, ketika kadar prostaglandin paling tinggi.

  1. Kontraksi rahim yang kuat mengurangi aliran darah

Selama menstruasi, rahim berulang kali mengencang dan mengendur. Kontraksi yang berlebihan mengurangi suplai darah ke otot rahim, memicu peradangan dan sinyal nyeri saraf.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore