ilustrasi wanita yang nyeri haid. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Bagi beberapa wanita yang mengalami siklus datang bulan, hari pertama haid merupakan hari yang paling menyakitkan.
Kram perut yang parah, sakit punggung, mual, kelelahan, dan bahkan diare sering muncul tepat saat pendarahan dimulai.
Alhasil ini mengganggu pekerjaan, sekolah, dan rutinitas harian.
Meskipun nyeri haid dianggap normal, sains menunjukkan bahwa ketidaknyamanan di hari pertama memiliki penjelasan biologis yang jelas.
Oleh karenanya, memahami mengapa kram memuncak di awal siklus menstruasi sangat penting.
Untuk mengetahui lebih lanjut, dilansir ndtv, berikut adalah apa yang terjadi di dalam tubuh pada hari pertama menstruasi.
Alasan utama kram hebat di hari pertama haid adalah lonjakan prostaglandin yang tiba-tiba.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang nyeri haid menghasilkan kadar prostaglandin yang lebih tinggi dalam cairan menstruasi, ini menyebabkan kontraksi rahim yang lebih kuat dan lebih sering.
Kontraksi ini membantu mengeluarkan lapisan rahim tetapi juga dapat menekan pembuluh darah di dekatnya, menyebabkan kekurangan oksigen sementara, mirip dengan kram otot di bagian tubuh lain.
Nyeri biasanya mencapai puncaknya selama 24 jam pertama, ketika kadar prostaglandin paling tinggi.
Selama menstruasi, rahim berulang kali mengencang dan mengendur. Kontraksi yang berlebihan mengurangi suplai darah ke otot rahim, memicu peradangan dan sinyal nyeri saraf.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
