Ilustrasi spot rujak cingur terenak di surabaya, dari yang legendaris hingga kekinian (Freepik)
JawaPos.com - Surabaya bukan hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai surga kuliner khas Jawa Timur yang menggoda lidah.
Dari berbagai makanan ikonik, rujak cingur menempati posisi istimewa karena cita rasanya yang unik, autentik, dan sarat sejarah.
Perpaduan antara sayur, buah, dan cingur sapi yang disiram dengan saus petis kacang menciptakan sensasi rasa gurih, asam, manis, dan pedas yang sulit dilupakan.
Dilansir dari laman 10BestID, Minggu (26/10), berikut adalah 10 rekomendasi tempat makan rujak cingur terenak di Surabaya yang sudah melegenda dan layak masuk daftar kuliner wajib saat berkunjung ke kota ini.
Dikenal sebagai salah satu yang paling legendaris di Surabaya, Rujak Cingur Genteng Durasim sudah berdiri sejak tahun 1943. Hidangan di sini terkenal karena menggunakan cobek batu tua yang konon telah dipakai sejak awal berdirinya warung. Campuran sayur, tahu, tempe, buah, dan cingur berpadu sempurna dengan saus petis pekat yang harum dan khas.
Terletak di kawasan pusat kota, Rujak Cingur Delta menjadi pilihan favorit wisatawan. Porsinya besar dan isinya lengkap, mulai dari kangkung, tauge, tahu, tempe, hingga kikil yang lembut. Kuah petisnya terasa kuat namun seimbang, apalagi jika ditambah mie kuning dan lontong hangat yang menambah cita rasa khas Surabaya.
Menjadi langganan selebritas dan pejabat, Rujak Cingur Ahmad Jais memang dikenal eksklusif. Berdiri sejak 1970-an, tempat ini menyajikan porsi istimewa dengan campuran buah segar seperti nanas, kedondong, dan timun yang berpadu dengan petis kental nan gurih. Meski harganya lebih tinggi, kualitas rasa sebanding dengan kepuasan yang ditawarkan.
Bagi pencinta porsi besar, Rujak Cingur Jokolok di kawasan Taman Apsari wajib dicoba. Potongan cingur, tahu, dan tempenya tebal dan banyak, disiram dengan petis melimpah yang lumer dan menggoda. Rasanya kaya rempah namun tetap lembut di lidah, cocok dinikmati bersama es degan segar di siang hari.
Berlokasi di depan kantor TVRI Surabaya, rujak cingur satu ini dikenal murah meriah dan berisi banyak. Daging cingurnya empuk, dengan tambahan tahu, tempe, dan sayuran segar. Selain makan di tempat, Rujak Cingur Chak No juga menerima pesanan dalam porsi besar untuk acara atau hajatan keluarga.
Berlokasi di dekat Bandara Juanda, warung Bu Aini terkenal karena petisnya yang kental dan beraroma khas. Pengunjung bisa memilih dua varian petis: petis hitam khas Surabaya atau petis Madura berwarna cokelat kemerahan. Tambahan bawang goreng yang renyah menambah cita rasa gurih yang khas.
Sudah buka sejak 1995, warung ini menawarkan tiga varian penyajian: rujak mentahan (buah dan sayur segar), matang (sayuran rebus), dan campur (keduanya). Saus petisnya dibuat dari bahan segar setiap hari, menjadikan rasanya selalu konsisten. Selain rujak cingur, tersedia pula menu pecel dan rujak manis.
Meski lebih dikenal dengan gado-gadonya, warung Pak Satumin yang berdiri sejak 1970-an juga menawarkan rujak cingur dengan cita rasa otentik. Bumbu petisnya pekat dan beraroma kuat, berpadu sempurna dengan lontong, tahu, dan tempe hangat. Harganya pun cukup terjangkau bagi semua kalangan.
Restoran Omahai menghadirkan suasana makan tradisional dengan sentuhan modern. Interiornya bergaya Jawa elegan, bersih, dan nyaman. Meski tergolong restoran, harga rujak cingur di sini tetap ramah di kantong. Cita rasanya autentik dengan bahan berkualitas tinggi dan penyajian yang menarik.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
