Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 November 2025, 18.58 WIB

Jejak Rasa: 7 Kuliner Bandung yang Legendaris Tak Pernah Sepi Pengunjung, Wajib Banget Dicoba

Ilustrasi: Bandung menjadi destinasi wisata yang sempurna bagi pecinta kuliner. (Instagram/@batagorburangrang) - Image

Ilustrasi: Bandung menjadi destinasi wisata yang sempurna bagi pecinta kuliner. (Instagram/@batagorburangrang)

JawaPos.com - Bandung selalu punya cara membuat siapa pun rindu untuk kembali. Bukan hanya karena udaranya yang sejuk dan suasananya yang romantis, tapi juga karena cita rasa kulinernya yang tak lekang oleh waktu. 

Di antara deretan kafe modern dan restoran baru, masih ada tempat-tempat makan legendaris yang seolah tak tergoyahkan, berdiri puluhan tahun, tetap ramai, dan selalu membawa nostalgia di setiap suapan.

Berikut tujuh kuliner legendaris Bandung yang menjadi saksi perjalanan rasa dari masa ke masa yang dirangkum dari berbagai sumber dan rekomendasi para kreator konten kuliner di YouTube.

Batagor Burangrang — Rasa Asli yang Tak Pernah Tergantikan

Nama Batagor Burangrang sudah seperti ikon kuliner Bandung. Sejak pertama kali berdiri, kedai ini selalu ramai pembeli yang datang mencari batagor dengan tekstur renyah dan saus kacang kental yang gurih. 

Resepnya sederhana, tapi rasanya sulit dilupakan. Setiap gigitan seperti membawa kembali memori lama, tentang Bandung yang hangat dan bersahaja.

Lontong Kari Kebon Karet — Aroma Rempah yang Mengundang Rindu

Di sudut jalan Kebon Karet, aroma kari yang kuat menyeruak di udara. Lontong Kari Kebon Karet menjadi salah satu tempat makan legendaris yang masih bertahan hingga kini. 

Kuah karinya yang kental dengan rempah pilihan berpadu dengan lontong lembut dan potongan daging empuk, menciptakan rasa yang otentik sekaligus menenangkan.

Warung Lela (WALE) — Mie Yamin Legendaris di Tengah Rimbun Dago

Terletak di kawasan Dago Atas yang teduh, Warung Lela atau WALE, menjadi tempat favorit warga lokal dan wisatawan. Suasana hening di antara pepohonan berpadu dengan aroma kaldu mie yamin yang gurih, membuat siapa pun betah berlama-lama. 

Tempat ini bukan sekadar tempat makan, tapi ruang untuk menikmati momen tenang di tengah hiruk pikuk Bandung.

Nasi Kalong — Ikon Kuliner Malam Kota Kembang

Saat malam tiba, deretan kendaraan mulai berhenti di Jalan Riau. Nasi Kalong sudah buka, dan antrean panjang jadi pemandangan biasa. 

Nasi hitamnya yang dimasak dengan kluwek, disajikan bersama lauk ayam madu, tahu bacem, dan tumis buncis, menjadi kombinasi sederhana yang sulit ditolak. Tak berlebihan jika disebut sebagai kuliner malam paling ikonik di Bandung.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore