Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2025, 17.49 WIB

7 Kuliner Khas Lampung yang Wajib Dicoba, Kaya Rasa dan Cerita Budaya

Kuliner khas Lampung yang wajib dicoba saat liburan, Seruit. (Instagram @seruit.buklin) - Image

Kuliner khas Lampung yang wajib dicoba saat liburan, Seruit. (Instagram @seruit.buklin)


JawaPos.com-Saat mendengar nama Lampung, sebagian orang langsung membayangkan hamparan pantai indah, laut biru, hingga Taman Nasional Way Kambas. Namun, provinsi di ujung selatan Pulau Sumatra ini juga menyimpan kekayaan lain yang tak kalah menarik: kuliner tradisionalnya.

Kuliner khas Lampung lahir dari kearifan lokal dan teknik memasak turun-temurun. Bahan-bahan sederhana diolah dengan racikan rempah khas, menghasilkan cita rasa yang kuat sekaligus sarat cerita budaya. Tak heran, setiap hidangan bukan sekadar pengisi perut, tetapi juga representasi identitas masyarakatnya.

Berikut tujuh kuliner khas Lampung yang wajib masuk daftar wisata rasa saat berkunjung.

1. Seruit
Seruit menjadi ikon kuliner Lampung yang paling dikenal. Hidangan ini terdiri dari ikan bakar atau goreng—biasanya ikan sungai atau laut—yang disajikan bersama sambal terasi, tempoyak (durian fermentasi), serta lalapan segar. Perpaduan rasa pedas, asam, dan gurih menciptakan sensasi unik yang menggugah selera.

2. Gulai Taboh
Gulai taboh merupakan gulai khas Lampung dengan kuah santan kental dan kaya rempah. Isinya beragam, mulai dari ikan laut hingga ikan air tawar seperti nila. Rasanya gurih dan hangat, sangat pas disantap bersama nasi putih hangat.

3. Tempoyak
Tempoyak adalah durian yang difermentasi dengan garam hingga menghasilkan rasa asam-manis khas. Selain dikonsumsi langsung, tempoyak kerap dijadikan bumbu utama gulai atau sambal, memberikan aroma dan cita rasa yang kuat pada masakan.

Kuliner khas Lampung yang wajib dicoba saat liburan, Pindang Patin Lampung. (Indonesiakaya.com)

4. Pindang Patin
Sekilas mirip tom yum, pindang patin Lampung memiliki kuah segar, pedas, dan berempah. Ikan patin atau gabus dimasak bersama serai, kunyit, daun jeruk, dan tomat, menghasilkan aroma harum dan rasa menyegarkan.

5. Gabing
Gabing diolah dari batang kelapa muda yang diiris tipis lalu dimasak dalam kuah santan berbumbu. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih alami, menjadikannya salah satu kuliner khas Lampung yang terbilang unik dan jarang ditemui di daerah lain.

6. Sate Ikan Tuhuk
Sate ikan tuhuk menggunakan daging ikan marlin yang tebal dan padat. Daging ikan ditusuk seperti sate, dibumbui rempah khas Lampung, lalu dibakar hingga harum. Rasanya gurih dengan aroma laut yang kuat.

7. Kemplang
Kemplang merupakan kerupuk ikan khas Lampung yang terbuat dari campuran ikan tenggiri dan sagu. Kerupuk ini biasanya dipanggang atau digoreng, lalu disantap dengan sambal atau sebagai pelengkap makan nasi. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore