
Selat Solo, salah satu ikon kuliner Kota Solo yang selalu jadi incaran wisatawan. (Selat Solo Bu Cip/Google Maps)
JawaPos.com - Libur Tahun Baru selalu jadi momen yang pas buat jalan-jalan. Selain menikmati suasana baru, satu agenda yang hampir tak pernah dilewatkan adalah wisata kuliner.
Kalau Solo masuk dalam rencana liburan kamu di awal tahun, bersiaplah dimanjakan oleh ragam makanan khas yang bukan cuma enak, tapi juga penuh cerita dan sejarah.
Kota budaya di Jawa Tengah ini memang dikenal ramah bagi wisatawan. Jarak antarlokasi kuliner relatif dekat, harganya bersahabat, dan rasanya autentik.
Tak heran kalau Solo sering disebut sebagai surga kuliner tradisional yang tetap relevan lintas generasi.
Dari menu berat, jajanan, sampai minuman segar, semuanya mudah kamu temukan, bahkan sejak dini hari.
Buat kamu yang sedang menyusun rencana liburan awal tahun, berikut 10 kuliner favorit dan legendaris di Solo yang kerap jadi incaran wisatawan dari berbagai daerah, cocok dijadikan panduan wisata rasa selama berada di Kota Bengawan.
Kalau bicara soal Solo, nasi liwet hampir selalu ada di urutan teratas. Hidangan ini berupa nasi gurih yang dimasak dengan santan, lalu disajikan bersama suwiran ayam, telur rebus, sayur labu siam, dan kuah santan kental.
Salah satu yang paling legendaris adalah Nasi Liwet Wongso Lemu, yang sudah ada sejak era 1950-an.
Menikmati nasi liwet sambil lesehan di malam hari bisa jadi pengalaman tersendiri buat kamu yang ingin merasakan suasana Solo tempo dulu.
Serabi Notosuman sudah lama jadi ikon kuliner Solo. Terbuat dari campuran tepung beras dan santan, serabi ini dimasak di atas tungku kecil sehingga aromanya khas dan menggoda.
Teksturnya lembut dengan rasa manis-gurih. Tersedia varian polos dan cokelat, serabi ini cocok kamu nikmati sebagai camilan pagi atau dijadikan oleh-oleh khas Solo.
Selat Solo sering disebut sebagai 'bistik Jawa'. Hidangan ini memadukan irisan daging sapi empuk dengan kuah manis gurih, kentang goreng, telur pindang, serta aneka sayuran rebus.
Menu ini mencerminkan sejarah panjang akulturasi budaya di Solo. Rasanya ringan dan cocok buat kamu yang ingin mencoba kuliner tradisional dengan sentuhan berbeda.
Kalau kamu mencari menu berkuah yang ringan, Timlo Sastro adalah pilihan tepat. Sup bening ini berisi sosis Solo, suwiran ayam, hati ampela, telur pindang, bihun, dan ayam goreng.
Warungnya yang berada di sudut Pasar Gede telah berdiri sejak 1952. Cocok kamu santap saat pagi atau siang hari, terutama setelah berkeliling kawasan wisata kota.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
