Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Oktober 2025, 04.24 WIB

5 Mitos Tentang Sakit Punggung yang Harus Dibongkar: Bikin Nyeri Tak Kunjung Sembuh

Menjaga gerakan tubuh dan punggung agar bebas nyeri

JawaPos.com – Sakit punggung (back pain) sering dianggap sebagai hal biasa, atau sekadar fase sementara.

Banyak orang terjebak dalam kondisi kronis karena percaya mitos-mitos yang keliru dan tidak menyadari bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa membawa perbaikan besar.

Cara tubuh bergerak sehari-hari yang salah dan otot yang tidak kuat membuat tulang belakang sering menanggung akibatnya.

Sementara itu, banyak kepercayaan salah tentang sakit punggung dan menunda pemulihan, yang memicu kecemasan, mengurangi aktivitas fisik, dan memperparah kondisi secara kronis.

Melansir dari laman YourTango pada Kamis (30/10), ada lima mitos tentang sakit punggung yang membuat orang terjebak dan kesakitan.

Berikut lima mitos umum yang justru memperparah kondisi dan penjelasan mengapa mitos tersebut perlu dibongkar agar penderitaan tidak berkepanjangan.

  1. Sakit punggung itu normal

Mitos pertama adalah anggapan bahwa nyeri punggung adalah sesuatu yang wajar dan tak terelakkan seiring bertambahnya usia atau aktivitas sehari-hari.

Mitos ini sama sekali tidak benar, di banyak budaya agraris, nyeri punggung begitu jarang karena kebiasaan gerak yang alami dan bukan karena kerusakan tulang belakang.

Mitos ini berbahaya, ketika seseorang menerima bahwa sakit punggung wajar, maka ia tidak mencari perubahan, duduk lama, postur buruk, dan gaya hidup tidak aktif terus berlanjut.

  1. Duduk tegak

Mitos ini sangat populer, banyak orang diberitahu agar selalu duduk lurus dan punggung tegak.

Postur ini bisa jadi kontraproduktif, karena memaksakan menyangga punggung dengan posisi lingu yang membuat disk dan otot bertekanan buruk.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore