Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 November 2025, 15.28 WIB

Orang yang Sukses Di Hampir Semua Hal yang Mereka Kejar, Biasanya Melakukan 5 Kebiasaan Ini

Ilustrasi orang yang sukses di hampir semua hal yang mereka kejar (freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sukses di hampir semua hal yang mereka kejar (freepik)

JawaPos.Com - Kesuksesan tidak pernah datang karena keberuntungan semata. Orang-orang yang berhasil di berbagai bidang, baik bisnis, kesehatan, maupun hubungan memiliki pola kebiasaan yang konsisten setiap hari. Mereka tidak menyerahkan energi, waktu, atau fokusnya pada kebetulan.

Hal inilah yang terus ditekankan oleh Tony Robbins, seorang motivator dan pelatih kehidupan terkenal dunia. Menurutnya, keberhasilan bukan soal bakat atau peluang, melainkan hasil dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara sadar dan berulang.

Dilansir dari laman Global English Editing, berikut lima kebiasaan harian ala Tony Robbins yang terbukti membantu banyak orang membangun hidup yang lebih produktif, terarah, dan penuh makna.

1. Mulai Hari dengan “Priming” atau Pemusatan Diri

Sebelum membuka email atau memikirkan pekerjaan, Robbins menyarankan untuk melakukan priming, sebuah rutinitas pagi selama 10 menit yang menggabungkan teknik pernapasan, rasa syukur, dan visualisasi.

Langkah-langkahnya sederhana:

  • Pernapasan cepat dan dalam (2–3 menit): untuk membangunkan sistem saraf.

  • Syukuri tiga hal kecil (3 menit): rasakan kembali momen tersebut seolah terjadi sekarang.

  • Visualisasikan keberhasilan hari ini (3–4 menit): bayangkan hasil yang sudah tercapai dan nikmati perasaannya.

  • Menurut Tony, “Where focus goes, energy flows” ke mana fokus diarahkan, ke sanalah energi mengalir. Jika kamu memulai hari dengan rasa syukur dan keyakinan, sisa harimu akan mengikuti arah itu.

    2. Ajukan Pertanyaan yang Lebih Baik Setiap Hari

    Tony Robbins percaya bahwa kualitas hidup seseorang ditentukan oleh kualitas pertanyaan yang ia ajukan. Ia berkata, “Quality questions create a quality life. Successful people ask better questions, and as a result, they get better answers.”

    Daripada bertanya “Kenapa semua terasa sulit?”, ubah menjadi “Apa satu langkah kecil yang bisa saya lakukan sekarang?”.
    Daripada berpikir “Kenapa mereka begitu sulit?”, coba tanyakan “Apa yang sebenarnya mereka butuhkan dan bisa saya bantu?”.

    Otak kita seperti mesin pencari, pertanyaan yang baik akan memunculkan jawaban yang lebih bermanfaat.

    3. Fokus pada Hasil, Bukan Daftar Tugas

    Robbins menciptakan metode RPM (Rapid Planning Method) yang menekankan pentingnya berpikir berdasarkan hasil (Result), alasan (Purpose), dan tindakan besar (Massive Action Plan).

    Daripada menulis daftar panjang “hal yang harus dilakukan”, tanyakan:

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore