Ilustrasi cereal/freepik
JawaPos.com-Banyak jenis makanan sehat yang sering dianjurkan untuk mendukung program diet. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang juga dapat menjaga kesehatan tubuh sekaligus mencapai bentuk badan yang ideal.
Makanan sehat yang dianjurkan dikonsumsi saat diet antara lain sayuran, yogurt, granola, oats, jus buah. Jenis makanan ini mengandung serat tinggi yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga berat badan bisa terkontrol.
Namun, tidak semua makanan berlabel sehat benar-benar menyehatkan. Banyak produk olahan yang ternyata mengandung perasa buatan, pewarn, serta bahan kimia dalam jumlah yang tinggi.
Oleh karena itu, bagi anda yang sedang menjalani program diet, penting untuk selalu memeriksa label gizi pada setiap kemasan dan mengkonsumsinya secara bijak.
Untuk membantu anda mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat sedang diet, mengutip dari laman dietplus.id/ dan /dietpartner.id berikut daftarnya.
Sereal
Sereal di dalam kemasan sudah melalui proses pengolahan yang panjang. Di dalamnya terkandung pemanis buatan, perasa, pewarna buatan, dan minyak dalam jumlah tinggi. Sereal kemasan juga sudah kehilangan kandungan serat alaminya karena pemrosesan berlebih. Tingginya kadar gula pada sereal kemasan dapat meningkatkan risiko diabetes dan lonjakan gula darah. Sebagai alternatif, anda bisa mengganti sereal kemasan dengan oats utuh dengan tambahan topping buah-buahan dan biji-bijian.
Yogurt berperisa
Yogurt adalah makanan yang baik untuk pencernaan. Namun, yogurt kemasan dengan berbagai rasa mengandung gula dan perasa buatan di dalam jumlah besar. Kandungan gula di dalamnya jauh lebih tinggi dibandingkan yogurt plain. Sebaiknya anda mengkonsumsi yogurt original tanpa penambah rasa, lalu bisa diberi tambahan buah atau madu sebagai pemanis alami.
Saus dressing
Bagi anda yang sedang diet, saus dressing salad bisa menjadi jebakan tersembunyi. Banyak saus dressing mengandung MSG, bahan pengawet, dan gula tambahan. Selain itu, minyak berlebih di dalam salad dressing juga bisa meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah.
Roti gandum
Tidak semua roti gandum di pasaran benar-benar terbuat dari biji utuh. Sebagian besar di dalamnya masih terdapat tambahan gluten, perisa, serta bahan kimia untuk membuat tekstrunya menjadi lembut. Pastikan anda bisa lebih teliti untuk memilih roti gandum dengan kandungan 100% biji gandum yang utuh agar lebih menyehatkan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
