Ilustrasi henna (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Setiap perempuan pasti ingin tampil cantik dan menarik dari ujung kepala sampai ujung kaki. Bukan cuma soal pakaian atau riasan wajah, tapi juga detail kecil seperti kuku dan tangan yang indah. Biasanya, banyak yang memilih kutek, nail polish, atau press on nails untuk mempercantik jari-jari mereka. Tapi ada juga yang lebih suka tampil dengan sentuhan tradisional lewat henna.
Henna punya pesonanya tersendiri lewat motif yang bisa sederhana maupun rumit, warnanya khas, dan kesannya elegan. Sayangnya, ada satu hal yang sering bikin banyak orang ragu pakai henna yaitu permasalahan warnanya yang cepat luntur.
Padahal, dengan perawatan yang tepat, henna bisa bertahan lebih lama dan tetap terlihat memikat. Nah, supaya kamu tidak kecewa lagi, yuk simak 5 cara agar henna kamu tidak cepat luntur berikut ini!
1. Persiapkan Kulit Sebelum Aplikasi
Langkah pertama sebelum pakai henna adalah memastikan kulitmu benar-benar bersih. Melansir dari The Henna Guys, kulit yang berminyak atau masih ada lotion bisa bikin pewarna henna tidak menempel sempurna.
Cuci tangan atau area tubuh yang akan dihias dengan sabun lembut, lalu keringkan. Hindari pemakaian lotion, minyak, atau krim sebelum pengaplikasian. Kulit yang bersih akan menyerap pasta henna lebih baik, sehingga warnanya keluar lebih pekat dan tahan lama.
Kalau mau hasil maksimal, kamu juga bisa melakukan exfoliating ringan dengan tujuan utama untuk mengangkat sel kulit mati agar henna yang akan dipakai nanti bisa menempel dengan mudah.
2. Biarkan Henna Menempel Lebih Lama
Salah satu kesalahan umum saat pakai henna adalah buru-buru menghapusnya. Padahal, waktu kontak antara pasta henna dan kulit sangat menentukan intensitas warnanya. Mengutip dari Henna Cat, semakin lama pasta henna menempel, semakin banyak zat warna alami (lawsone) yang terserap oleh kulit. Idealnya, biarkan henna di kulit selama 6–8 jam, atau bahkan semalaman. Setelah itu, jangan langsung mencuci dengan air. Cukup kelupas sisa pasta kering dengan lembut atau usap pakai tisu kering. Hindari air selama setidaknya 12 jam setelahnya agar warna henna bisa "matang" sempurna.
3. Gunakan Campuran Lemon dan Gula
Campuran air lemon dan gula bisa membantu memperkuat noda henna di kulit agar lebih dalam meresap. Akan tetapi, tetap perhatikan rasio campurannya karena bagi beberapa orang kandungan asam dalam lemon bisa menimbulkan iritasi pada kulit.
4. Jangan Biarkan Kulit Kering
Setelah pasta henna mulai terkelupas, jangan biarkan kulitmu kering, karena kondisi kulit yang dehidrasi bisa membuat warna cepat memudar. Cobalah rutin mengoleskan minyak alami seperti minyak kelapa, minyak almond, atau minyak cengkeh untuk menjaga kelembaban alami kulit sekaligus memperkuat daya tahan warna henna.
Penting untuk memastikan kulit tetap terhidrasi dan lembap secara rutin agar hasil henna terlihat lebih tahan lama. Namun, cara mengoleskannya juga perlu diperhatikan lakukan dengan lembut dan hindari menggosok kulit terlalu keras, karena hal ini justru bisa mengangkat lapisan sel kulit dan mempercepat pudar warna henna.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
