Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 November 2025, 18.29 WIB

Terlihat Mewah tapi Rapuh: 8 Kebiasaan Kelas Menengah yang Sering Dikira Berkelas Padahal Penuh Ketidakamanan

Ilustrasi orang yang berkelas. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang berkelas. (Freepik)

JawaPos.Com - Kelas menengah selalu berada di posisi yang unik. Tidak hidup dalam keterbatasan ekstrem, tetapi juga belum mencapai kenyamanan finansial yang benar-benar stabil. 

Mereka berada di antara keinginan untuk naik kelas dan ketakutan turun kelas, sehingga banyak keputusan hidup dipengaruhi oleh tekanan sosial, bukan kebutuhan nyata. 

Keinginan untuk tampil layak, sukses, dan “berkelas” kerap melahirkan kebiasaan yang tampak mewah namun sebenarnya rapuh.

Dilansir dari Geediting, inilah delapan kebiasaan kelas menengah yang sering dianggap berkelas, tapi justru memperlihatkan ketidakamanan yang mereka sembunyikan.

1. Membeli Barang Branded agar Terlihat Naik Kelas

Banyak orang kelas menengah merasa harus memiliki setidaknya satu atau dua barang branded agar tidak dianggap “biasa-biasa saja”. 

Tas tangan, sepatu, atau jam tangan bermerek sering menjadi simbol kemapanan, padahal tidak sedikit yang membelinya dengan cara mencicil atau bahkan mengorbankan kebutuhan lain.

Kebiasaan ini lebih banyak ditujukan untuk validasi sosial daripada kepuasan pribadi. 

Mereka ingin terlihat sukses, meski kenyamanan finansialnya sebenarnya belum cukup kuat.

2. Nongkrong di Tempat Mahal demi Gengsi

Kafe premium atau restoran yang sedang viral sering menjadi tempat pelarian kelas menengah untuk sekadar merasa “setara”. 

Nongkrong bukan lagi kegiatan santai, melainkan ajang pembuktian bahwa mereka punya gaya hidup serupa dengan kalangan yang lebih mapan.

Meski foto-fotonya terlihat glamor di media sosial, kenyataannya banyak dari mereka menghitung sisa uang setelah membayar kopi seharga hampir makan siang dua kali.

3. Memaksakan Liburan ke Destinasi Jauh

Liburan seharusnya menjadi momentum penyegaran, namun bagi sebagian kelas menengah, liburan juga merupakan alat untuk menunjukkan status sosial. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore