Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Desember 2025, 00.40 WIB

Jangan Terpaku pada Umur, Perhatikan Kesiapan Emosional Anak saat Disekolahkan di Jenjang SD

Sejumlah orang tua siswa mendampingi anaknya saat hari pertama masuk sekolah di SDN 01 Grogol Sealatan, Jakarta, Senin (08/07/2024). - Image

Sejumlah orang tua siswa mendampingi anaknya saat hari pertama masuk sekolah di SDN 01 Grogol Sealatan, Jakarta, Senin (08/07/2024).

JawaPos.com - Selama ini usia masih menjadi satu-satunya faktor yang dirujuk untuk anak bisa bersekolah. Padahal banyak faktor lain. Mulai dari emosional hingga sosial yang juga mesti menjadi pertimbangan orang tua saat hendak menyekolahkan anak.

Di Indonesia, aturan sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) ditentukan berdasarkan usia minimal 6-7 tahun. Hal itu membuat banyak orang tua yang memaksakan anak untuk segera bersekolah meski kemampuan mentalnya belum siap.

"Harus kita ingat, untuk bisa memasuki tahap bersekolah ini dengan mulus, kita tidak boleh melupakan tahap-tahap sebelumnya yang harus berlangsung dengan baik, supaya pada tahap usia sekolah ini, dia sudah siap," ujar Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI Dr. dr. Hesti Lestari, Sp.A, Subsp. TKPS(K) dalam konferensi pers daring, Selasa (16/12).

Dia menerangkan, menurut studi setidaknya diperlukan kesiapan emosional; fisik dan motorik; bahasa dan komunikasi; kognitif dan cara belajar; serta emosional dan sosial agar anak dalam kondisi ideal untuk sekolah.

"Kalau kesiapan sosial itu misalnya dia mampu berinteraksi dengan teman lain secara efektif. Perilakunya artinya bisa diterima bagian dari kelompok. Jadi anak itu mampu untuk tidak mengganggu teman," tutur dr. Hesti.

Untuk menunjang kesiapan itu, dr. Hesti menyebut pemberian penghargaan untuk anak dapat memberikan anak kepercayaan diri. Tak perlu dengan reward besar, hal-hal kecil pun bisa. "Jadi dengan mainan atau dengan jempol dari orang tua, senyum kebanggaan dari orang tua untuk menunjukkan bahwa anak itu sudah benar ya, perlu di reward," tuturnya.

Adapun di sisi kesehatan, ia menegaskan bahwa secara teratur segala yang masuk ke tubuh anak juga mesti diperhatikan. Dokter Hesti menegaskan bahwa kesiapan anak untuk sekolah tak hanya soal usia, tetapi lebih kepada pendampingan secara terus-menerus terhadap anak yang kembang tumbuhnya diperhatikan secara simultan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore