Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Januari 2026, 15.43 WIB

3 Pantangan dan 3 Anjuran Makanan Sahur agar Tubuh Tetap Kuat Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Ilustrasi sedang melakukan sahur (Freepik)

JawaPos.com – Sahur merupakan waktu makan penting bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa selama Ramadan.

Oleh karena itu, pemilihan jenis makanan yang tepat perlu menjadi perhatian agar puasa dapat dijalani dengan optimal.

Berikut 3 pantangan dan 3 anjuran makanan untuk dimakan saat sahur agar tubuh tetap kuat saat menjalankan ibadah puasa, seperti dilansir dari laman Masnad Health Clinic pada Kamis (29/1).

Makanan yang Dihindari untuk Dimakan Saat Sahur

  1. Makanan Asin

Makanan tinggi garam sebaiknya dihindari saat sahur karena dapat meningkatkan rasa haus sepanjang hari.

Konsumsi natrium berlebih juga berpotensi menaikkan tekanan darah dan mengganggu keseimbangan cairan tubuh.

Beberapa contoh makanan asin yang sering dikonsumsi saat sahur adalah mi instan, keju asin, acar, dan makanan ringan olahan.

Mengurangi penggunaan garam serta memilih produk dengan kadar natrium rendah menjadi langkah yang dianjurkan.

  1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan tinggi lemak jenuh, terutama hasil gorengan, dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Jenis makanan ini juga berisiko memicu mulas, refluks asam, dan peradangan pada saluran cerna.

Selain itu, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan selama Ramadan. Lemak jenuh dari mentega, daging olahan, dan produk susu tinggi lemak sebaiknya dibatasi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore