Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Februari 2026, 21.10 WIB

14 Pantangan Saat Imlek yang Dipercaya Mengusir Hoki dan Mengundang Penyakit Menurut Tradisi Tionghoa

Ilustrasi Pantangan Saat Imlek (jcomp/freepik) - Image

Ilustrasi Pantangan Saat Imlek (jcomp/freepik)

JawaPos.com - Imlek bukan sekadar perayaan pergantian kalender lunar, melainkan momentum sakral yang sarat makna filosofis dalam tradisi masyarakat Tionghoa.

Setiap perilaku, ucapan, dan kebiasaan pada momen ini diyakini memiliki pengaruh simbolis terhadap keberuntungan, kesehatan, serta keharmonisan hidup sepanjang tahun yang akan dijalani.

Dalam kepercayaan Tionghoa, awal tahun dianggap sebagai fondasi nasib.

Oleh karena itu, berbagai pantangan dijaga dengan penuh kesadaran agar energi positif dapat mengalir tanpa hambatan.

Pantangan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan, melainkan sebagai pengingat agar manusia lebih bijaksana dalam bersikap.

Memahami pantangan Imlek berarti memahami nilai budaya yang menekankan kehati-hatian, keseimbangan, dan harapan baik dirangkum dari YouTube TEDY WONG Msi.

Berikut ini adalah 14 pantangan saat Imlek yang dipercaya dapat mengusir hoki dan mengundang penyakit apabila dilanggar, berdasarkan sudut pandang tradisi masyarakat Tionghoa.

1. Dilarang Mengonsumsi

Bubur Mengonsumsi bubur saat pagi hari Imlek dipercaya membawa simbol kehidupan yang serba kekurangan.

Bubur kerap diasosiasikan dengan kondisi sulit dan keterbatasan ekonomi dalam budaya Tionghoa.

Memulai tahun baru dengan makanan yang melambangkan kemiskinan diyakini dapat memengaruhi aliran rezeki sepanjang tahun.

Oleh sebab itu, banyak keluarga memilih sajian istimewa sebagai simbol kelimpahan.

Hidangan bermakna kemakmuran dianggap mampu menghadirkan energi positif dan harapan akan kehidupan yang lebih sejahtera.

2. Dilarang Mengucapkan Kata Negatif

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore