Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Februari 2026, 18.21 WIB

Inilah 4 Pemahaman Penting yang Biasanya Dimiliki Pasangan dengan Ikatan Emosional Kuat

Deeptalk atau diskusi mendalam adalah salah satu romantisme yang ditinggalkan oleh pasangan lama dengan usia pernikahan 30 tahun lebih (freepik)

JawaPos.com - Dalam perjalanan sebuah hubungan, pertengkaran bukanlah tanda kegagalan, melainkan cerminan dari dua pribadi yang sedang berusaha dipahami.

 Banyak pasangan panik ketika konflik muncul, seolah setiap perbedaan pendapat adalah ancaman besar bagi masa depan.

Padahal, tidak semua ketegangan membutuhkan campur tangan pihak luar. Justru, pasangan yang mampu bertahan dan tumbuh biasanya memiliki pemahaman batin tertentu tentang bagaimana menghadapi konflik dengan dewasa dan penuh kesadaran.

Pandangan ini diulas dalam artikel yang dimuat oleh YourTango, ditulis oleh psikoterapis Mary Jo Rapini dan terakhir diperbarui pada 12 Februari 2026.

Dari pengalamannya menangani banyak pasangan, ada empat hal utama yang umumnya sudah dipahami oleh pasangan yang tidak membutuhkan terapis setiap kali pertengkaran terjadi.

1.      Berani duduk bersama dan mengakui bahwa ada masalah

Langkah pertama yang paling krusial bukan mencari siapa yang salah, melainkan mengakui bersama bahwa ada sesuatu yang perlu dibenahi.

 Dengan mengidentifikasi masalah sebagai “milik bersama”, pasangan bisa melihat titik lemah hubungan tanpa saling menyerang.

Percakapan ini memang tidak mudah, tetapi ketika dilakukan dengan empati, ketulusan, dan rasa ingin memahami, konflik justru menjadi pintu menuju kedekatan yang lebih dalam.

2.      Menghindari kata-kata ekstrem yang memperkeruh suasana

Pasangan yang matang secara emosional tahu bahwa kata-kata seperti selalutidak pernahharus, atau tidak bisa hanya akan memicu sikap defensif.

Alih-alih terjebak pada pemikiran absolut tentang masa lalu atau ketakutan akan masa depan, mereka memilih fokus pada apa yang bisa diperbaiki saat ini.

Hubungan bukan soal menang debat, melainkan kemampuan tumbuh dan menyesuaikan diri bersama.

3.      Menyadari kekuatan sentuhan dan kehadiran fisik

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore