Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Oktober 2025, 23.15 WIB

Whisnu Santika Angkat Fenomena Situashionship dan Hubungan Tanpa Status di Lagu Yalla Habibi

Produser musik sekaligus DJ Whisnu Santika merilis single terbaru berjudul Yalla Habibi. (Istimewa) - Image

Produser musik sekaligus DJ Whisnu Santika merilis single terbaru berjudul Yalla Habibi. (Istimewa)

JawaPos.com-Produser musik sekaligus DJ Whisnu Santika merilis single terbaru berjudul Yalla Habibi pada 4 Oktober. Sepekan setelah diluncurkan, lagu tersebut masih menduduki 30 trending musik tangga lagu di YouTube hingga Sabtu (11/10) malam. Dan telah diputar sebanyak lebih dari 322 ribu kali. 

Berbeda dari karya sebelumnya berjudul IyaIya yang menyinggung kritik sosial, di lagu Yalla Habibi Whisnu mengajak para penikmat musik untuk menyelami drama hubungan personal manusia. Namun, juga bukan sekedar cinta klise ala drama pada umumnya. Melainkan dinamika hubungan, platonik, abu-abu, dan bagaimana anak muda belajar mengenal diri lewat perjalanan hidupnya.

Tema tersebut sangat dekat dengan banyak kisah percintaan anak muda zaman sekarang. Di mana fenomena situationship atau hubungan tanpa status menjadi pilihan utama generasi muda ketimbang berpacaran secara resmi.

“Dari situ inspirasinya lahir. Kadang kita ketemu orang yang bikin nyaman, tapi nggak selalu jadi pasangan. Justru dari situ saya banyak belajar,” kata Whisnu lewat keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos. 

Lebih lanjut, fakta lain terungkap bahwa Yalla Habibi juga tercipta berdasar kisah nyata perjalananya dalam meniti karir bermusik.

“Buat saya, Yalla Habibi bukan sekedar lagu cinta. Lagu ini lahir dari pengalaman nyata bahwa relasi tanpa label pun bisa jadi ruang belajar tentang komunikasi, batasan, dan diri sendiri,” tutur Whisnu.

Melalui lagu tersebut, Whisnu menyampaikan pesan kepada khalayak untuk tidak hanya berkutat di zona nyaman atau diam di satu tempat hanya karena takut dengan risiko.

“Yalla Habibi jadi ajakan untuk berani melangkah tanpa harus takut hasil akhirnya,” jelas Whisnu.

Dia juga mengingatkan bahwa cinta bukan sekadar soal bahagia atau sakit hati. Namun, sebuah perjalanan yang penuh dengan pelajaran.

“Cinta itu bukan tujuan akhir, tapi proses menemukan siapa kita sebenarnya,” papar musisi berusia 33 tahun tersebut.

Sesuai dengan judul yang digunakan, yakni Yalla Habibi yang memiliki arti Ayo pergi, sayang. Menjadi sebuah simbol ajakan berani melangkah dalam cinta dan hidup. Yalla Habibi hadir dalam balutan musik indobounce yang hangat dan danceable.

Whisnu memang menjadi salah satu musisi yang pandai meramu keresahan menjadi beat.

“Musik selalu punya dua sisi. Bisa bikin kita menari sekaligus bikin kita merasa. Dan Yalla Habibi saya harap bisa melakukan keduanya,” papar Whisnu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore