Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Desember 2025, 01.33 WIB

Festival Musik Soundrenaline 2025 Sukses Sapa Palembang, Ghea Indrawari Bikin Pecah

Penampilan Ghea Indrawari di Soundrenaline Palembang 2025. (Istimewa) - Image

Penampilan Ghea Indrawari di Soundrenaline Palembang 2025. (Istimewa)

JawaPos.com - Festival musik Soundrenaline 2025 kembali menyapa publik, dan kali ini Palembang menjadi salah satu kota yang merasakan langsung atmosfer festival kreatif tersebut. Menariknya, festival ini menghadirkan musisi Ghea Indrawari hingga The Lantis.

Mengusung konsep multi-ruang, acara ini digelar di dua venue sekaligus, outdoor CGC One Citra Grand City dan Pinewoods Restaurant & Park, yang bersama-sama menghadirkan lebih dari 3.300 pengunjung sepanjang hari.

Dengan format bertitik banyak, penonton menikmati alur festival yang membawa mereka dari panggung utama yang megah, ke ruang eksplorasi kreatif, hingga ke area santai bernuansa alam. Tiga pilar utama, The Stage, The Lab, dan The Space, menjadi pondasi dari identitas baru Soundrenaline yang kini tampil sebagai festival lintas disiplin yang lebih utuh dan komprehensif.

Deretan musisi menjadi salah satu sorotan utama. The Lantis, yang tampil di Connection Stage area CGC One, memberikan apresiasi besar kepada publik Palembang.

“Terima kasih Palembang sudah jadi penonton yang seru dan semangat. Audience Palembang suka nyanyi bareng ya. Mereka antusias juga. Lagu kami selain Lampu Merah juga banyak yang nyanyiin,” ujar The Lantis penuh semangat.

Di Pinewoods Restaurant & Park, Progressive Stage menawarkan pengalaman musik yang lebih eksperimental. Summerlane, band pop-punk dari Jakarta, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda saat tampil tanpa barikade.

“Kita first timer main di Palembang, dan seru-seru. Tadi kita main, tidak ada barikade, jadi lebih intimate. Festival kayak gini harus dipersering, karena musisi emerging jadi punya wadah untuk tampil. Kita juga ketemu banyak teman baru sesama musisi,” ungkap Summerlane.

Semiotika, band instrumental asal Jambi, juga merasa tampil di Palembang seperti kembali ke rumah.

“Palembang adalah rumah kedua kami, setelah Jambi. Banyak banget yang support Semiotika. Senang melihat teman-teman dari berbagai daerah di Sumatera kena notice juga dari promotor Soundrenaline. Semoga bisa menginspirasi yang lain bahwa kalau mau berkarya, ada kesempatannya untuk main di event besar seperti Soundrenaline,” ujar Semiotika.

Sementara itu, Connection Stage menjadi titik yang menghadirkan energi paling besar, dari Ghea Indrawari dan Bilal Indrajaya hingga aksi rock bertenaga dari The SIGIT yang memuncaki suasana malam. Kolaborasi Jason Ranti x Dongker menjadi salah satu penampilan yang paling dinanti, terlebih karena Jason membawakan materi album baru dalam format full band.

“Soundrenaline yang sekarang keseruannya berbeda, ambience-nya, audience-nya, produksiannya. Di Soundrenaline sebelumnya saya manggung sendiri, kalau sekarang full band bareng Dongker. Saya juga sekarang menggunakan instrumen berbeda dengan lagu-lagu baru,” ujar Jason Ranti setelah tampil.

Salah satu elemen penting Soundrenaline tahun ini adalah konsep cross-city talent, platform yang menjadi ruang temu bagi musisi lintas daerah. Hal ini juga disorot oleh Namoy Budaya, seniman sekaligus musisi yang turut terlibat dalam proses kurasi.

Soundrenaline 2025 jadi wadah baru dan jauh lebih segar buat musisi-musisi yang terlibat. Jadi wadah untuk musisi lokal dari berbagai kota untuk bisa manggung di kota lain. Mereka dapat spotlight dari media nasional dan berkolaborasi lintas daerah,” kata Namoy.

Setelah Palembang, perjalanan festival musik Soundrenaline akan berakhir di Jakarta pada 18–21 Desember 2025. Rangkaian final ini akan menghadirkan line-up besar seperti Peter Bjorn & John, Isyana Sarasvati x Kasimyn, Pamungkas, Barasuara, The Panturas, White Shoes & The Couples Company, dan banyak lainnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore