
Tumpukan beras di gudang Bulog yang siap disalurkan dalam beragam skema. Diantaranya adalah untuk bantuan sosial (bansos). (Humas Kementan)
JawaPos.com - Jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial di seluruh Indonesia mendapat kabar gembira.
Mulai Senin, 6 Oktober 2025, sebanyak sembilan jenis bantuan sosial (bansos) akan dicairkan secara serentak. Penyaluran ini dilakukan melalui bank-bank penyalur resmi, seperti BRI, BNI, BSI, dan Mandiri.
Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyaluran tahap akhir tahun 2025 sekaligus tindak lanjut kebijakan Presiden untuk memperkuat daya beli masyarakat.
Status dana bansos di sistem penyalur sudah berstatus Standing Instruction (SI), yang berarti dana telah mulai ditransfer ke rekening masing-masing KPM.
terutama bagi penerima PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang baru beralih menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.
Berikut daftar 9 bansos yang mulai disalurkan serentak, seperti dilansir dari Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Pencairan ini mencakup alokasi untuk tiga bulan terakhir tahun 2025 (periode Oktober hingga Desember). KPM disarankan untuk rutin memeriksa saldo rekening mereka untuk memastikan dana telah masuk.
Pemerintah memperpanjang program bantuan beras 10 kg per bulan hingga Desember 2025. Khusus untuk bulan ini, KPM akan menerima penyaluran ganda atau dobel, yaitu 20 kg untuk alokasi September dan Oktober.
Total anggaran untuk program ini mencapai Rp 13,9 triliun dengan sasaran 18,2 juta keluarga penerima manfaat.
Sebagai pelengkap dari bansos beras, setiap KPM penerima BPNT juga berhak mendapatkan 4 liter minyak goreng untuk periode alokasi September–Oktober. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara DPR RI dan Kementerian Keuangan.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini senilai Rp 300.000 per bulan. Bansos ini secara spesifik ditujukan bagi masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem di wilayah desa dan tidak menjadi penerima PKH maupun BPNT.
Di beberapa daerah, penyaluran BLT dilakukan secara kumulatif hingga tiga bulan sekaligus.
Bantuan pendidikan ini bersifat tunai untuk pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Penyaluran dilakukan melalui bank penyalur: BRI (untuk tingkat SD), BNI (untuk SMP dan SMA), dan BSI (khusus untuk wilayah Aceh).
Dana ini diteruskan kepada siswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau rekening Simpanan Pelajar (SimPel).
Tambahan dana ini dikhususkan bagi KPM PKH-BPNT pemegang KKS baru serta penerima baru yang lolos hasil validasi tahap akhir.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
