Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Oktober 2025, 23.48 WIB

Menhan Sjafrie Minta Dirut Asabri Tingkatkan Santunan untuk Prajurit yang Alami Insiden dalam Tugas

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan keterangan pers di RSPPN Panglima Besar Soedirman pada Selasa (7/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan keterangan pers di RSPPN Panglima Besar Soedirman pada Selasa (7/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) meminta jajaran direksi PT Asabri meningkatkan santunan untuk prajurit TNI yang mengalami insiden dalam pelaksanaan tugas. Permintaan itu disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman pada Selasa (7/10).


”Dirut PT Asabri (agar) meningkatkan santunan-santunan kepada prajurit yang mengalami (dan menjadi) korban kecelakaan, gugur dan tewas dalam pelaksanaan tugas, dan semuanya ini kita dedikasikan untuk manfaat kepada prajurit dan keluarga,” kata Sjafrie.


Menurut salah seorang tokoh yang mendapat kepercayaan besar dari Presiden Prabowo Subianto tersebut, pemerintah melalui Kemhan sudah mengupayakan pelayanan terbaik bagi prajurit dan keluarga prajurit. Salah satunya dengan membangun RSPPN Panglima Besar Soedirman yang diproyeksi menjadi rumah sakit kelas internasional. Bahkan, masyarakat umum juga bisa ikut merasakan manfaat rumah sakit tersebut. 


”Kami dedikasikan juga untuk masyarakat agar bisa menggunakan rumah sakit ini dengan baik, dengan menggunakan fasilitas BPJS yang sampai dengan saat ini bisa berlangsung cukup baik,” imbuhnya. 


Dalam kesempatan yang sama, Menhan Sjafrie buka suara pasca gugurnya 2 prajurit TNI dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI beberapa waktu lalu. Sjafrie memastikan bahwa kedua prajurit tersebut mendapat santunan dan kenaikan pangkat anumerta.


”Dapat santunan dari Asabri, satu orang untuk keluarga Rp 350 juta dan kenaikan pangkat luar biasa,” kata Sjafrie singkat. 


Merujuk dokumen pemberitaan JawaPos.com, 2 prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI berasal dari TNI AD dan TNI AU. Prajurit TNI AD yang gugur bernama lengkap Pratu Johari Alfarizi dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Dia tewas setelah jatuh dari atas Tank Marder yang sedang diangkut menggunakan transporter pada Sabtu malam (4/10).


Sementara prajurit TNI AL yang gugur bernama lengkap Praka (Mar) Zaenal Mutaqim yang berasal dari Detaseman Intai Para Amfibi 1 Korps Marinir. Dia gugur setelah mengalami insiden dalam Presidential Inspection yang berlangsung di Perairan Teluk Jakarta pada Kamis (2/10). Dia meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore