Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Oktober 2025, 05.22 WIB

Menkeu Purbaya Bakal Suntik Dana Triliunan ke Bank Jakarta dan Bank Jatim

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa datang ke Balaikota, Jakarta, Selasa (07/10/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bakal menyuntik dana triliunan ke dua bank daerah di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur dalam waktu dekat. Menurutnya, uang pemerintah sudah siap untuk dikucurkan untuk dua bank tersebut.

Adapun saat ini, kata Purbaya, pihaknya masih menunggu kesiapan dari kedua bank pembangunan daerah (BPD) tersebut. Meliputi Bank DKI dan juga BPD Jawa Timur atau dikenal sebagai Bank Jatim.

"Begitu mereka siap, langsung. Uangnya udah siap," kata Purbaya kepada wartawan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (8/10).

Lebih lanjut, Purbaya juga membeberkan bahwa hingga saat ini pemerintah pusat telah memiliki dana cash yang nganggur mencapai Rp 275 triliun. Adapun hingga saat ini, kata Purbaya, pihaknya sudah melakukan diskusi dengan dua bank daerah tersebut.

Salah satu hal yang didiskusikan, yakni soal kesiapan dan besaran nominal suntikan dana yang diinginkan. Khusus untuk penyaluran dana likuiditas ke BPD ini, Purbaya mengaku tak akan memaksa sebagaiman telah ia lakukan ke lima bank milik pemerintah atau Bank Himbara.

"Saya sekarang punya Rp 275 triliun dana cash nganggur, jadi kita lagi diskusi sama mereka. Mereka mau terima berapa sih. Kalau waktu Bank BUMN kan saya paksa, soalnya saya takut juga banknya enggak sebesar bank BUMN, jadi saya sedang diskusi kan dengan mereka. Saya enggak akan maksa mereka, kalau enggak mau, ya udah," jelas Purbaya.

Meski begitu, Purbaya mengakui dari hasil diskusi dengan dua Provinsi tersebut tampak setuju dengan tawaran dari Kemenkeu ini. Salah satunya, seperti Bank Jatim yang mengaku siap karena sejumlah BPD di wilayah tersebut masih kekurangan likuiditas.

"Tapi, Bank DKI mau kelihatannya, Bank Jatim juga saya ketemu dengan Gubernur sana kan, sepertinya mau, karena bank-bank BPD-nya yang lain, kurang dana juga," ujar Purbaya.

Bendahara negara ini memproyeksi suntikan dana yang akan diberikan untuk Bank Jatim berpotensi membawa dampak positif. Terlebih, uang tersebut akan kembali disalurkan ke BPD lain di Pemprov Jatim, sehingga berpotensi menggenjot pertumbuhan ekonomi di daerah yang lebih merata.

"Jadi kalau saya masuk ke Bank Jatim, jadi bisa nyebar ke mana-mana di daerah lain dengan cepat sehingga kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi di daerah lebih merata," tambahnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore