Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Oktober 2025, 21.04 WIB

Viral Berhenti di Lampu Merah Tanpa Pengawalan Polisi, Sri Sultan HB X: Tidak Perlu Dipersoalkan, Biasa Saja

Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X. (Winda Atika Ira P/Radar Jogja) - Image

Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X. (Winda Atika Ira P/Radar Jogja)

JawaPos.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali jadi sorotan publik. Bukan karena kebijakan baru, melainkan karena gaya perjalanannya yang sederhana dan tanpa pengawalan.

Baru-baru ini, beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan mobil Lexus LM 350h hitam berpelat AB 10 HBX, kendaraan pribadi milik HB X, tampak berhenti tertib di lampu merah. Menariknya, terlihat mobil polisi dengan sirine, tengah mengawal sejumlah kendaraan lain, melewati mobil HB X.

Dikutip dari Radar Jogja (JawaPos Group), HB X menanggapi video viral tersebut. Dengan kerendahan hati, ia menanggapi santai dan tak merasa ada yang istimewa dengan perilakunya itu.

"Kenapa dipersoalkan? Kan tidak perlu dipersoalkan itu. Pakai pengawalan atau tidak, biasa saja," ujarnya saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogja, Senin (13/10).

HB X mengatakan dirinya memang terbiasa bepergian tanpa pengawalan. Apalagi, jika menggunakan mobil pribadi.

"Memang saya biasa tidak ada pengawalan kok kalau tidak acara resmi," paparnya.

Menurut Sultan, pengawalan hanya diperlukan jika menghadiri acara kedinasan resmi atau kunjungan yang berpotensi menimbulkan keramaian.

"Wong saya bisa nyupiri sendiri juga. (Alasannya) ya tidak perlu aja, kecuali kalau acara resmi," bebernya.

Bagi HB X, bepergian tanpa pengawalan bukan hal baru. Bahkan, ketika menggunakan mobil dinas berpelat merah, ia tetap memilih berkendara tanpa bantuan patwal atau strobo.

Koordinator Humas Dinas Kominfo DIY Ditya Nanaryo Aji juga membenarkan kebiasaan HB X tersebut. 

"Ya karena beliau (Gubernur) mungkin merasa bahwa hal tersebut tidak perlu. Perjalanan sehari-hari beliau dari Keraton kilen ke kantor juga dekat. Cenderung landai, tidak macet," ungkapnya.

Ditya menambahkan, dalam kunjungan ke kabupaten atau kota, pengawalan baru digunakan jika acara bersifat resmi.

"Beliau juga jarang menggunakan fasilitas pengawalan untuk agenda-agenda kedinasan lain. Misal kunjungan ke kabupaten atau kota. Jarang sekali beliau menggunakan pengawalan," jelasnya.

Gaya Sederhana yang Sudah Lama Dikenal

Kisah perjalanan Sultan tanpa pengawalan bukan hal baru. Saat menghadiri acara di Polda DIY saat aksi massa ricuh, HB X datang dengan mobil pribadinya tanpa pengawalan sama sekali, membelah ribuan massa dengan tenang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore