Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Oktober 2025, 04.00 WIB

Dari Surabaya, Pemerintah Pacu Ekonomi Rakyat Lewat Akad Massal KUR 800 Ribu Debitur

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajaran kementerian menyerahkan simbolis Akad Massal KUR kepada penerima. (Istimewa) - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajaran kementerian menyerahkan simbolis Akad Massal KUR kepada penerima. (Istimewa)

JawaPos.com-Pemerintah memacu akselerasi ekonomi rakyat lewat Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800 ribu debitur di seluruh Indonesia, Selasa (21/10). Acara yang dipusatkan di Dyandra Convention Center Surabaya juga menandai peluncuran Kredit Program Perumahan senilai Rp130 triliun.

Hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, serta Menteri PPMI Mukhtaruddin. Kegiatan ini diikuti serentak secara daring oleh jutaan pelaku UMKM dan kepala daerah di seluruh Tanah Air.

Khofifah menyebut akad massal ini sebagai simbol kuat sinergi lintas kementerian. “Delapan ratus ribu akad ini bukan angka biasa. Ini solusi konkret bagi UMKM, petani, hingga masyarakat yang belum punya rumah,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat menyaluran KUR telah mencapai Rp218 triliun atau 72,6 persen dari target Rp300 triliun. Sebanyak 60 persen mengalir ke sektor produksi tertinggi sepanjang sejarah program. “KUR berpotensi membuka hingga sembilan juta lapangan kerja baru,” kata Maman.

Kemudian, Menteri PPMI Mukhtaruddin menambahkan, KUR kini juga bisa diakses Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar terhindar dari pinjaman ilegal. “KUR PMI adalah bentuk nyata kehadiran negara. Sudah tersalurkan Rp60 miliar untuk 2.100 penerima,” ujarnya.

Sementara itu, Airlangga menegaskan, KUR menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi rakyat.  “Hari ini kita menyaksikan 800 ribu wirausaha baru, 800 ribu pahlawan ekonomi,” ujarnya.

Ia juga mengumumkan tambahan anggaran Rp130 triliun untuk Kredit Program Perumahan yang menargetkan pembangunan 320 ribu rumah bagi masyarakat serta dukungan bagi kontraktor UMKM. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore