Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Oktober 2025, 01.22 WIB

Puan Maharani Apresiasi Pembentukan Ditjen Pesantren, jadi Kado Peringatan Hari Santri 2025

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri pertemuan dengan sejumlah tokoh bangsa yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9).(Ist) - Image

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri pertemuan dengan sejumlah tokoh bangsa yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9).(Ist)

JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik langkah pemerintah membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama (Kemenag).

Menurutnya, kebijakan tersebut sebagai bentuk kehadiran nyata negara dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan pemberdayaan pesantren.

Menurut Puan, Hari Santri 2025 menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali peran santri dan pesantren sebagai penjaga moral bangsa sekaligus penggerak kemajuan peradaban Indonesia di era modern. 

"Persetujuan Presiden atas pembentukan Ditjen Pesantren merupakan kado istimewa bagi seluruh santri di Hari Santri Nasional tahun ini,” kata Puan kepada wartawan, Rabu (22/10).

Tema Hari Santri Nasional 2025 yang mengangkat 'Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, sangat relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi bangsa saat ini.

Ia berharap para santri mampu mengawal pembangunan nasional dengan ilmu pengetahuan, akhlak, dan semangat inovasi. “Santri bukan hanya penjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga aktor penting dalam sejarah masa depan bangsa,” tegasnya.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang telah menyetujui pembentukan Ditjen Pesantren di Kementerian Agama.

Sebab, kehadiran Ditjen Pesantren akan membuka peluang besar bagi penguatan pesantren secara kelembagaan dan strategis. 

Menurut dia, peran pesantren tidak hanya penting dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam bidang ekonomi umat, literasi digital, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia santri. 

“Ditjen Pesantren akan menjadi wadah untuk memperluas kiprah pesantren dalam pembangunan nasional,” tutur politikus PDIP itu.

Lebih lanjut, Puan juga berharap pembentukan Ditjen Pesantren dapat memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan kapasitas santri.

Sekaligus menjadikan pesantren sebagai pilar pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. 

“Saya berharap keberadaan Ditjen Pesantren akan memperkuat tata kelola pendidikan pesantren dan memastikan peningkatan kualitas santri secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore