
Warga melintas didepan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (30/10/2024). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tempat ikonik perjuangan melawan Covid-19 di Jakarta, Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, resmi digunakan sebagai hunian modern atau rumah susun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri. Rusun yang tepatnya berada di Wisma Atlet Blok C-2 Kemayoran itu diresmikan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg)
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan, pengalihfungsian Wisma Atlet sebagai rusun bahi ASN, TNI, dan Polri ini dalam rangka menoptimalkan aset milik negara untuk masyarakat.
"Pemerintah ingin mendedikasikan Wisma Atlet ini untuk dimanfaatkan sebagai tempat tinggal ASN, TNI, dan Polri. Ini memang bagian dari tekad pemerintah, kita semua, untuk menyediakan hunian bagi seluruh warga negara Indonesia," ujarnya, Rabu (29/10).
Juri juga mengapresiasi upaya yang dilakukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan seluruh pihak terkait lainnya dalam merevitalisasi dan menyiapkan Wisma Atlet menjadi hunian yang layak bagi masyarakat.
"Presiden Prabowo punya misi yang sangat penting dan mulia, seluruh warga negara Indonesia harus punya tempat tinggal yang layak, maka program tiga juta rumah itu menjadi salah satu program strategis yang harus kita dukung," tuturnya.
"Tidak boleh ada warga negara Indonesia yang tidak punya tempat tinggal layak, maka penyediaan rumah, penataan kawasan-kawasan kumuh itu semua akan dikerjakan oleh pemerintah bersama seluruh pihak yang terkait,” sambung Juri.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PKP Didyk Choiroel menyampaikan bahwa peresmian ini merupakan wujud komitmen lintas kementerian dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi aparatur negara sekaligus mendukung pemerataan kesejahteraan.
Sejak tahun 2024 hingga 2025 revitalasi bertahap terhadap Wisma Atlet untuk memulihkan fungsi bangunan dan menyesuaikan pemanfaatannya dengan kebutuhan pascapandemi telah dilakukan.
"Saat ini, 3 tower di Blok C-2 Pademangan telah dimanfaatkan sebagai hunian. Sedangkan 6 tower di Blok D-10 Kemayoran sedang dalam proses revitalisasi lanjutan dan direncanakan selesai direvitalisasi pada Desember 2025," tuturnya.
"Dalam rencana pemanfaatannya nanti, Tower 6 di Blok D-10 akan dialokasikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kapasitas 650 unit hunian. Penyediaan hunian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menyediakan hunian yang layak bagi semua di kawasan strategis perkotaan," jelas Didyk.
Terakhir, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) Teddy Robinson Siahaan menegaskan komitmen dalam memastikan pengelolaan kawasan Wisma Atlet berjalan berkelanjutan, modern, dan adaptif dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.
“Sebagai pengelola kawasan yang diamanahi untuk mengelola Wisma Atlet, PPK Kemayoran berkomitmen untuk menjadikan area Wisma Atlet sebagai bagian dari pengembangan kawasan mix-used yang memadukan fungsi hunian, komersial, dan fasilitas publik," tegasnya.
"Kami memastikan setiap aset yang dikelola dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang seimbang, serta mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif dan berdaya saing,” pungkas Teddy.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
