Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Oktober 2025, 04.01 WIB

Viral Seorang Polisi Diduga Lakukan Catcalling, Kapolda Metro Jaya Perintahkan Propam Cari Pelaku

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas pada Rabu (15/10). (Polri) - Image

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas pada Rabu (15/10). (Polri)

JawaPos.com - Seorang polisi diduga melakukan catcalling terhadap seorang perempuan di jalanan Jakarta. Video petugas yang kedapatan melakukan tindakan terlarang itu viral di media sosial. Akun @infojabodetabek24 dan sejumlah akun lainnya mengunggah video kekesalan korban. Mendapati informasi tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memerintahkan jajarannya bergerak. 

Jenderal bintang dua Polri itu menyatakan bahwa dirinya sudah meminta Kabid Propam Polda Metro Jaya melakukan penelusuran dan pendalaman atas video viral itu. Dia memastikan informasi yang bersumber dari masyarakat ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku. Apalagi, bila informasi tersebut mengindikasikan pelanggaran oleh personel Polri. 

”Saya sudah minta Kabid Propam untuk dalami dan tindak lanjuti berita tersebut,” ungkap Irjen Asep saat dihubungi pada Rabu malam (29/10).

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah petugas kepolisian berada di atas pedestrian. Salah seorang polisi terlihat menghindari saat direkam oleh korban. Dia mengucapkan maaf sambil berusaha menutupi wajahnya. Namun, korban yang merasa kesal dan tidak terima berusaha meminta pertanggungjawaban dari pelaku. 

”Polisi loh kalian, (malah) godain cewek, gila ya,” sesal korban lantaran yang melakukan catcalling justru seorang petugas kepolisian. 

Dalam unggahan tersebut, korban menyatakan sangat kecewa dan tidak habis pikir dengan tindakan polisi tersebut. Sebab, secara sadar polisi itu melakukan tindakan terlarang yang masuk kategori pelecehan secara verbal. Padahal, polisi bertugas memberikan perlindungan kepada masyarakat. Bukan malah memunculkan perasaan tidak aman dan tidak nyaman. 

Korban pun menyampaikan bahwa saat insiden itu terjadi di jalanan yang disinyalir berada di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel), dirinya tidak berpakaian macam-macam. Setelah baju dan celana yang digunakan biasa dan normal. Namun, polisi yang bertugas memberikan jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) malah bertindak melanggar aturan. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore