Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Oktober 2025, 04.57 WIB

Kembali Muncul Kasus Pesantren Roboh dan Makan Korban Jiwa, Kemenag Terjunkan Tim ke Situbondo

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik di Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar. (Hilmi/Jawa Pos) - Image

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik di Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar. (Hilmi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Kabar duka kembali menyelimuti dunia pesantren di Indonesia. Belum lama terjadi Musala ambruk di pesantren Al Khoziny Sidoarjo, pada Selasa (28/10) malam, bangunan asrama putri di Pesantren Salafiah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani, Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo roboh. Satu santri wafat dan sebelas lainnya luka-luka atas kejadian tersebut.

Kemenag pusat menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik di Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Thobib Al-Asyhar mengatakan, belum mendapatkan informasi yang cukup komplet terkait kejadian tersebut.

"Saya mohon maaf saya belum bisa memberikan komentar," katanya di sela Dialog Media di Jakarta Rabu (29/10) malam.

Thobib mengatakan sudah ada tim dari Kemenag di Jawa Timur yang diterjunkan ke lokasi. "Jadi teman-teman di Kanwil (Kemenag Jatim) dan di Kemenag Kabupaten (Situbondo) di sana untuk melihat secara langsung terhadap peristiwa itu," tutur Thobib Al-Asyhar. 

Thobib mengatakan jika sudah mendapatkan informasi yang komplet, akan menyampaikan respons yang utuh soal kejadian tersebut. Dia menegaskan menunggu laporan dari Kanwil Kemenag di Jawa Timur.

"Mudah-mudahan malam ini sudah ada rilis (pernyataan resmi) dari Kemenag," tutur Thobib Al-Asyhar. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore